JCI Kini Hadir di Sulsel

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Junior Chamber Internasional (JCI) kini hadir di Sulawesi Selatan (Sulsel). JCI adalah Organisasi Kepemudaan Non Politik dan Non Sektarian yang didirikan di Amerika Serikat pada tahun 1988.

Organisasi kepemudaan ini adalah organisasi kepemudaan terbesar di dunia dan telah tesebar di 126 negara di dunia dan terafiliasi langsung dengan PBB.

Local President JCI, Hari Paramuda mengatakan kehadirian JCI di Sulsel memiliki misi utama dalam organisasi guna mengembangkan kapabilitas generasi muda untuk menciptakan perubahan positif terhadap kehidupan masyarakat.

Di Sulsel organisasi ini telah didirikan dan mendapatakan pengesahan dari Kementrian Hukum dan HAM dengan nama Junior Chamber Internasional South Sulawesi.

“Misi JCI South Sulawesi untuk memberi kesempatan bagi generasi muda Sulsel untuk berkembang dan mampu meberikan dampak positif terhadap daerahnya,” jelas Hari Paramuda.

Organisasi berbasis di seluruh dunia ini bisa jadi kesempatan untuk memperkenalkan Sulsel ke penjuru dunia. Seperti yang telah dilakukan oleh JCI Bandung bekerjasama Pemkot Jabar membuka Bandung Corner di beberapa negara.

‘’Tujuannya untuk memperkenalkan pariwisata Bandung dan Jabar pada umumnya,” katanya.

Hal itu juga terjadi di Bali yang membuat program brotherhood camp. Member JCI baik dari Indonesia maupun Mancanegara melakukan camping di tempat-tempat wisata yang ada di Bali.

“Juga mereka bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Bali,” ungkapnya.

Hari akan melakukan asistensi ke Gubernur, Walikota dan Bupati untuk memperkenkan JCI bagaimana agar kedepan bisa melakukan kerja sama seperti dilakukan Provinsi-provinsi lain.

“Hal yang sama akan dilakukan JCI South Sulawesi. Kami akan mencoba menawarkan beberapa program kepada pemerintah di Sulsel yang bertujuan memperkenalkan potensi pariwisatanya kepada masyarakat Indonesia dan Mancanegara sehingga mampu mendatangkan kunjungan wisatawan ke Sulsel yang berdampak positif kepada ekonomi masyarakat,” sebut Hari.

 

Penulis : Asril

Pos terkait