INFOSULSEL.COM, MAKASSAR, — Turnamen Softball Internasional Men and Women Makassar Open 2018 resmi ditutup oleh Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, Sabtu (20/10/2018), malam.

Di acara penutupan yang berlangsung di atas Ponton City Of Makassar itu Danny Pomanto, sapaan Walikota Makassar ini juga sekaligus menjamu para peserta makan malam dengan aneka kuliner khas Makassar. Ada juga suguhan tari pepe-pepe di Makka.
Danny berjanjin tahun depan event tahunan yang diselenggarakan tepat pada pelaksanaan F8 ini, dijamin akan lebih baik.
“Saya berterima kasih kepada para peserta baik yang berasal dari dalam negeri dan mancanegara. Insya Allah tahun depan saya akan mempersiapkan event ini jauh lebih baik dari tahun ini. Event ini tidak boleh berhenti. Sebab ini ajang bergengsi,” ucap Danny.

Ini merupakan agenda tahunan yang sudah digelar tiga tahun berturut-turut. Bagi Pengprov Perbasasi Sulsel dan Makassar, ajang ini dijadikan sebagai tempat berlatih dan mengasah bakat untuk menciptakan atlet-atlet baru.
“Karena itu saya berpesan, kemenangan yang diraih hari ini jangan dijadikan sebagai ajang menyombongkan diri. Namun, kemenangan ini kemenangan kita semua. Kita semua bersaudara. Mari kita bawa persaudaraan ini untuk pertandingan tahun depan,” ajak Danny.
Turnamen Softball Makassar Open tahun ini berlangsung di Lapangan Karebosi, 14-20 Oktober 2018. Pesertanya ada 12 tim, 8 putra dan 4 tim putri. Mereka berasal dari berbagai negara di dunia. Selain dari Indonesia juga ada peserta dari New Zeland, Australia, Filipina, Jepang, Belanda, Kanada, dan Jepang.

Ketua Panitia Pelaksana, Ardiansyah Abidin mengatakan, kejuaraan Softball Makassar Open 2018 ini merupakan try out bagi para atlet softball dunia sebelum mengikuti kejuaraan dunia.
“Tim peserta masing-masing Lakidende (Kendari), Piccadilly (Makassar), Pirates (Samarinda), Saburai (Lampung), Malaysia NT (Timnas Malaysia), Singapore NT (Timnas Singapura), Philippines NT (Timnas Filipina), Bedford (Australia), dan JQFP Saskatoon (Canada),’’ jelas Ardiansyah.
Sementara tim putri yakni, Prambors (Jakarta), Piccadilly (Makassar), Lakidende (Kendari), dan Stringers (Australia).
”Peserta yang berpartisipasi di Makassar Open Turnamen Internasional ini merupakan tim-tim kelas dunia,”sebut Ardiansyah.
Sekretaris Jenderal PB Perbasasi, Andi Hudli Huduri berharap pemain lokal bisa menimba ilmu dari para atlet softball dunia.
“Ajang seperti ini bisa menjadi motivasi buat atlet-atlet di Indonesia,” kata Hudli.
Berikut tim pemenang di ajang Makassar Open Softball 2018 :
- Women Winner
- – Second Runner UP : South Stingger (Aus)
- – First Runner UP : Piccadilly Makassar
- – Champion : Lakidende Kendari
- Men Winner
- – Six Place : Pirates (Samarinda)
- – Five Place : Picadilly Makassar
- – Four Place : Bedford (Aus)
- – Second Runner UP : National Teamphilippine
- – First Runner UP : New Zaeland U 23
- – Champion : Lakidende Kendari
Penulis : Asri Syahril





