INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di Hotel Royal Buy Jl. Jendral Sudirman. Rakerprov bertema ‘Membangun Prestasi Menuju Puncak Juara’ ini berlangsung dua hari, Sabtu – Minggu 13 -14 Juni 2026.
Ketua Umum KONI Sulsel . H. Darmawangsyah Muin menjelaskan kegiatan ini tidak hanya melaksanakan agenda rutin organisasi, tetapi juga membahas berbagai hal penting. “Salah satunya persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Wajo – Bone yang akan dilaksanakan pada 7 – 14 November 2026. Selain itu juga membahas strategi pembinaan olahraga di masa depan,” jelas Darmawangsyah Muin.
Wakil Bupati Gowa yang akrab disapa Wawan ini mengakui di tengah keterbatasan anggaran, pembinaan olahraga di Sulsel tidaklah mudah. Namun dia tetap berkomitmen posisi 10 besar jadi target utama pada Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB- NTT 2028. Karena itu dia berharap pada Rakerprov kali ini, KONI Sulsel bersama cabang olahraga dan KONI daerah bisa merumuskan langkah kongkrit untuk lebih meningkatkan prestasi olahraga di tengah efesiensi anggaran.
Darmawangsyah menyebut beberapa PON yang lalu Sulsel pernah tembus 10 besar. Namun sayang setelah itu prestasinya menurun. “Memenuhi target 10 besar tentu tidak mudah. Ini tantangan kita. Apalagi anggaran yang ada sangat minim. Padahal pernah sampai Rp 80 miliar. Lalu turun tiap tahun. Hingga akhirnya tahun ini KONI Sulsel hanya Rp 500 juta untuk operasional,” katanya.
”Cukup? Tentu tidak. Tapi untuk anggaran pelaksanaan olahraga menjadi tanggungjawab Pemprov Sulsel. Di antaranya untuk anggaran pelaksanaan Porprov ada Rp 6,8 Miliar. Dikelola langsung oleh Dispora Sulsel,” ungkap Darmawangsayah.
Meski begitu politisi Partai Gerindra ini mengakui sudah sepakat dengan Kadispora Sulsel untuk bersama-sama mencari dana tambahan. “Kita akan sowan ke BUMN dan BUMD untuk bisa mencukupkan anggaran sesuai kebutuhan,” katanya.





