Abdul Razak Wawo: Money Poltik Merusak Sistem Berdemokrasi

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI asal Partai PDIP Abdul Razak Wawo menila money politik atau politik uang akan merusak sistem demokrasi di Indonesia karena akan membuka kesempatan terjadinya prilaku korupsi. Itulah kemudian KPU sangat melarang adanya money politik diperhelatan pesta demokrasi.

“Politik Uang akan membentuk angan-angan bagi para Caleg. Sehingga ketika mereka menduduki kursi DPR, maka mereka akan berupaya untuk mendapatkan lebih dari itu,” kata Abdul Razak usai mengikuti Diskusi Publik “Mahar Politik dan Politik Uang VS Kebijakan Publik, di Warkop Dottoro, pada Senin (5/11/2018).

Bacaan Lainnya

Ditanya langkah taktis agar tidak terjadi money politik, politikus PDIP berlatang belakang pengusaha ini mengaku, tergantung niatnya karena hal ini akan sangat membahayakan apalagi dimasa kampanye.

“Kalau saya justru niatnya dulu yang harus dihilangkan kalau kita sudah berniat sudah sangat berbahaya apalagi dimasa kampanye,” akunya.

Sementara Pengamat Politik Unismuh Arqam Azikin berharap adanya perubahann mentalitas dari Pemilu 2014 ke 2019 supaya kualitas calon yang tepilih bisa lebih berkualitas dari yang Pemilu sebelumnya.

“Janganlah memakai cara politik uang untuk mendapatkan suara sebab Caleg itu adalah calon pemimpin yang diharapkan nantinya jika terpilih menjadi motor penggerak didaerahnya. Kalau memakai politik uang mencari suara itu namanya bukan pemimpin,” ungkapanya. (*/yud)

Editor: Yudhi

Pos terkait