Dianggap Lambat Tangani Kasus Jen Tang, BEM Fisip Unibos Sambangi Kejati Sulsel

Aksi BEM Fisip Unibos di depan Kejati Sulsel, Jum'at (16/11/2018).

InfoSulsel.com, Makassar – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bosowa (BEM Fisip Unibos) melakukan unjuk rasa di depan gerbang Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel), Jumat (16/11/2018).

Jenderal Lapangan, Reski, menuturkan unjuk rasa ini guna menyoroti kinerja Kejati Sulsel yang dianggap lamban dalam mengusut tuntas Kasus Jen Tang.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, sudah hampir satu tahun Jen Tang ditetapkan sebagai tersangka dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), tapi sampai saat ini masih belum ditemukan.

“Pihak Kejati tidak serius dalam menangani Kasus Jen Tang. Sedangkan kita lihat banyaknya pencuri-pencuri kecil yang bahkan waktunya tidak sampai beberapa minggu sudah ditangkap,” ungkap Reski.

Ketua BEM Fisip Unibos, Andi Pangeran, menerangkan kalau hal seperti ini yang memicu para mahasiswa khususnya dari Fisip Unibos merasa bahwa ini tanggung jawab dari Kejati Sulsel untuk tetap menegakan hukum di negeri ini

“Suatu pertanyaan besar jika hanya seorang mafia tanah belum tertangkap sampai memakan waktu hampir setahun. Mengingat Kejati sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian bahkan badan intelijen,” tegas Andi Pangeran saat ditemui disela-sela aksi.

Sebagai bentuk konsistensi, BEM Fisip Unibos siap mengawasi dan mengawal kasus mafia tanah dalam hal ini Jen Tang.(*)

Penulis: Rhenno.
Editor: Adriyan.

Pos terkait