RAPBD Pokok 2019, Muda : Sektor Pendidikan Perlu Perhatian

Ketgam: Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Makassar Mudzakkir Ali DJamil

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR- Anggota badan anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar Mudzakkir Ali Jamil (Muda) mengkrtisi rendahnya alokasi anggaran disektor pendididikan khususnya sarana dan prasarsana pendidikan  pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pokok 2019.

“Tahun 2019 sektor pendidikan mestinya mendapat perhatian yang lebih besar, khususnya sarana dan prasarana pendidikan. Sekolah kita masih butuh perbaikan fisik, penambahan ruang kelas baru, perbaikan halaman dan pagar, pengadaan meja kursi. Selain itu kesejahteraan bagi guru kontrak, beasiswa bagi siswa kurang mampu dan berprestasi juga harus ditingkatkan,” terang Muda sapaan akrabnhya, Minggu (18/11/2018)

Bacaan Lainnya

Dijelaskan, pada  Rancangan APBD 2019, pemerintah mengalokasikan belanja sarana dan prasarana 66 M lebih, akan tetapi hanya 10 Milyar lebih yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) selebihnya 50 Milyar lebih bersumber dana pusat DAK. Padahal target PAD tahun 2019 sangat besar yaitu sebesar 1,6 Trilyun. Idealnya, pemerintah mengalokasikan minimal 100 Milyar belanja sarana prasarana pendidikan yg bersumber dari PAD.

“Inilah yang  akan saya perjuangkan di Badan Anggaran. Saya akan minta Komisi D rekomendasikan alokasi tersebut ke Badan Anggaran,” tega anggaot Komisi D ini.

Selain sarana dan prasarana, legislator Makassar dua priode ini juga meminta pemerintah untuk menambah alokasi anggaran insentif guru mengaji yang di RAPBD 2019 tidak mengalami peningkatan dari 2 tahun sebelumnya yang hanya 2,5 Milyar untuk 2500 guru mengaji.

“Saya sudah sampaikan di Banggar maupun di komisi agar ditingkatkan menjadi 5 Milyar untuk 5000 guru mengaji,” tandas Muda. (*)

 

Editor: Yudhi

Pos terkait