InfoSulsel.com, Makassar – Kongres Kesatuan Pelajaran Mahasiswa Indonesia (KEPMI) Bone ke XIX di Aula MAN II Model yang dimulai sejak Jum’at (14/12/2018) masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.
Penyebabnya adalah kondisi forum kongres yang mengalami chaos karena keberpihakan steering committee. Selain itu, adanya intervensi senior yang menekan kondisi psikologis peserta.
Salah satu peserta kongres yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan, kondisi forum kongres sangat tidak kondusif. Alhasil, hingga saat ini, kongres di skorsing hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
“Forum diskorsing karena adanya kekacauan akibat keberpihakan steering committee dan turun langsungnya senior masuk ke forum melakukan tekanan kepada peserta,” ungkapnya.
“Selain itu, tiba-tiba delegasi DPC/DPK dihapuskan secara sepihak padahal tidak ada masalah. Kemudian ada DPC/DPK yang ditambahkan ke forum untuk memilih padahal sudah tidak aktif dan digugurkan sejak awal forum,” sambungnya.
“Saya sangat prihatin dengan apa yang terjadi. Kalau ingin bertarung yang fair jangan menghalalkan segala cara untuk menang. Itukan mencederai asselessurengta, merusak marwah to Bone,” tegasnya.(*)
Penulis: Rhenno | Editor: Adriyan





