Danny Pomanto Umbar Janji, ARA : Demokrat Tetap Bersama Rakyat

Ketua DPC Partai Demokrta Kota Makassar, Adi Rasyid Ali.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR —  Moh Ramdhan Pomanto berjanji akan memenangkan Partai Nasdem pada Pemilihan Legislatif Pileg (Pileg) 2019.  Janji itu diumbar juga di partai lain. Salah satunya Partai Demokrat.

“Kita harus menangkan Nasdem di Pileg 2019. Dengan program yang telah saya siapkan. Kalau 10 kursi saya kira itu cukup signifikan,”  tegas Danny sembari membeberkan sejumlah program politiknya.

Penegasan itu disampiakan Danny saat menghadiri konsolidasi dan koordinasi pemenangan Calon Legislatif (Caleg) Nasdem Makassar di Sekretariat Nasdem DPW Sulsel Jumat (14/12/2018)  2018 malam.

Bacaan Lainnya

Hadir juga Ketua Nasdem Kota Makassar Andi Rachmatika Dewi alias Cicu. Politisi perempuan ini adalah  mantan calon Wakil Walikota Makassar pasangan Munafri Arifuddin (Appi),  rival Danny di Pilwali Makassar 27 Juli 2018, lalu.  Selain itu hadir mendampingi, Rusdi Masse, Ketua Nasdem Sulsel.

Selain kepada Nasdem, jauh sebelumnya Danny juga terang-terangan berjanji akan memenangkan sejumlah partai lainnya. Salah satunya kepada Partai Demokrat. Hal itu juga dipertegas di beberapa kesempatan kepada sejumlah awak media.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat  Kota Makassar, Adi Rasyid Ali menanggapi janji yang diumbar Danny dengan  santai.

‘’Saya sudah pernah bicara skema, strategi dan teknis  di Pileg 2019 dengan Pak Danny. Tapi karena kondisinya saat ini sudah berbeda, ya, nanti saja kita lihat. Apakah semua bisa jadi kenyataan atau mimpi di siang bolong. Setahu saya janji yang disampaikan Danny bukan cuma Demokrat dan Nasdem  saja. Partai-partai lain juga dia janji,” ungkap ARA.

Untuk diketahui partai berlambang segi tiga mercy ini merupakan partai yang mengusung Danny berpasangan Syamsul Rizal hingga menjadi Walikota Makassar periode 2014-2019.

Bagi mantan Panglima pemenangan pasangan Danny-Indira Mulyasari  (DIAmi) di Pilwali Makassar Juli 2018 itu, janji Danny   sudah dianggap bukan lagi hal yang luar biasa.  Yang pasti ARA berpegang teguh pada prinsip orang Bugis, Taro Ada Taro Gau.

‘’Orang Bugis itu selalu komitmen, antara perbuatan dengan ucapan. Itu wajib dijaga. Semoga Pak Danny bisa menjaga komitmennya itu,” tegas ARA, Sabtu (14/12/2018).

Wakil Ketua DPRD Makassar ini menyadari jika selama ini Danny memang berkomunikasi dengan banyak partai.

‘’Yang saya tahu memang banyak partai yang dia janji. Saya tahu itu karena banyak teman sesama politisi yang menyampaikan kepada saya,” ungkapnya.

Bagi ARA, yang penting bukan Allah dan rakyat yang meninggalkan Partai Demokrat.  Dibantu atau tidak ia menegaskan Demokrat tetap berjuang bersama rakyat dan bekerja untuk rakyat.

‘’Partai Demokrat tetap Komitmen dan konsisten (KOKO), mengawal pemerintahan Danny Pomanto hingga masa pemerintahannya berakhir pada Mei 2019,’’  tegas Ketua Pengprov Pertina Sulsel,  ini.

ARA juga mengaku sudah terbiasa dizolimi. Tapi, kami tetap Komitmen dan konsisten (KOKO). Itu sudah dilakukan sejak Danny terpilih jadi Walikota Makassar pada 2014.

ARA mengingatkan, Danny Pomanto jadi Walikota pada 2014, karena konsistensi Partai Demokrat. Itu idibuktikan lagi di Pilwali Makassar Juli 2018. Lagi-lagi Partai Demokrat menjadi satu-satunya partai di parlemen yang mendukung Danny di periode keduanya. Meski pada akhirnya pasangan DIAmi terdiskulifikasi.

‘’Saat pasangan DIAmi didiskulifikasi, partai Demokrat tidak goyah. Kami tetap Komitmen dan Konsisten. Dan akhirnya partai Demokrat bersama rakyat menenangkan Kolom Kosong (KOKO). Pertanyannya, kurang apa Partai Demokrat kepada Danny,” tanya ARA.

Meski begitu  ARA menegaskan Danny tetaplah sahabat yang baik. Bahkan dibanyak kesempatan kedua tokoh ini sering bertemu, saling mengisi dan mengingatkan satu sama lain.

‘’Kami tetaplah sahabat. Kami saling mengisi dan saling mengingatkan, sekalipun kami berbeda pilihan di Pilpres. Pak Danny  di Jokowi-Maruf dan saya di pasangan Prabowo-Sandi,” katanya.

Penulis : Aril

Pos terkait