INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menjalani pemeriksaan di Bawaslu Makassar terkait laporan dugaan penggunaan fasilitas negara di acara silaturahmi akbar rakyat Makassar bersama Joko Widodo di Celebes Convention Center (CCC) beberapa waktu lalu yang dilaporkan Relawan Prabowo-Sandi (PAS08) Sulsel, Senin (28/1/2019).
Usai pemeriksaan, Danny mengaku telah memaparkan dan menjawab semua pertanyaan dari Bawaslu
terkait laporan PAS08 Sulsel.
“Pertama soal dugaan adanya penggunaan fasilitas negara, dan yang kedua adalah izin cuti kampanye. Dua point inti itu, saya secara jelas bahwa tidak ada seperti itu.
“Saya jelaskan bahwa tadinya gedung itu (CCC) kita mau pakai untuk kegiatan Aura (Anaknya) bersama Partai NasDem, tapi mendengar beliau (Jokowi) akan datang jadi kami ubah menjadi kegiatan silaturahmi. Jadi kegiatan ini sudah kami rencanakan jauh hari sebelumnya untuk kepentingan pribadi. Saya bayar sewa gedungnya itu juga pakai uang pribadi, bahkan makanannya pun semua pakai dana pribadi, tim yang bergerak juga sifatnya pribadi,” jelasnya.
Ditanya soal dugaan adanya mobilisasi pegawai dalam acara tersebut, Danny mempersilahkan untuk melakukan pengecekan, betul atau tidak.
“Soal ini, boleh dicek kalau ada pegawai, gampangji itu tinggal foto saja,” lanjut dia menjelaskan.
Danny menegasakan bahwa sebenarnya terkait dengan laporan ini, tidak ada masalah kalau dilihat harinya, hanya saja Bawaslu juga harus melakukan konfirmasi.
“Sebenarnya tidak ada masalah, jadi saya tadi bawakan kwitansi bahwa saya pakai uang pribadi untuk kegiatan itu,” pungkasnya.(*)
Editor: Yudhi





