Dg Ical Sebut Dana Mubes dan Silatnas IKA UNM Mayoritas Dari Sumbangsih Alumni

Rektor UNM Prof. Dr. Husain Syam (kiri), Ketua Panitia Mubes VII dan Silatnas II IKA UNM Dr. H. Syamsu Rizal (tengah), dan Sekretaris Panitia Mubes VII dan Silatnas II IKA UNM Prof. Hasnawi Haris (kanan) saat press conference di Menara Pinisi UNM, Selasa (8/1/2019). Foto: Adriyan.

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Panitia Musyawarah Besar (Mubes) VII dan Silaturahmi Nasional (Silatnas) II Ikatan Keluarga Alumni Universitas Negeri Makassar (IKA UNM) menggelar konferensi pers di Menara Pinisi UNM, Selasa (8/1/2019).

Dua kegiatan yang dirangkai menjadi satu tersebut mengusung tema “Sinergitas Alumni, Bekerja Untuk Bangsa” dengan tujuan menghimpun kembali alumni dari kampus tersebut yang berjumlah lebih dari 148.000 orang.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia, Dr. H. Syamsu Rizal mengungkapkan, kegiatan ini dibuat untuk mengumpulkan alumni UNM sekaligus silaturahmi.

“Kami berharap kegiatan Silatnas ini adalah momen temu kangen bagi para alumni untuk melepas rasa rindu,” jelas Daeng Ical, sapaan akrabnya.

Daeng Ical juga menyebut, estimasi dana kegiatan tersebut nantinya hanya dialokasikan untuk pembayaran tempat dikarenakan banyaknya alumni yang turut berpartisipasi menyumbangkan dana.

“Kami dari kepanitian hanya membutuhkan dana awal sebesar Rp5 jt, selebihnya kemungkinan akan ditanggung oleh sumbangan alumni dan kontribusi dari pihak kampus,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wakil Walikota Makassar ini mengatakan, pergelaran Silatnas pada dua tahun sebelumnya hampir tidak ada biaya yang dikeluarkan karena adanya dana hibah dari tataran alumni.

“Tahun 2016 sempat digelar Silatnas yang serupa dan dihadiri lebih dari 14 ribu orang alumni UNM. Biaya yang dikeluarkan tertutupi oleh sumbangan yang ada,” beber salah satu alumni program doktoral UNM ini.

Diketahui, Mubes VII dan Silatnas II IKA UNM akan diadakan tanggal 19-20 Januari 2019 di Hotel Four Point Makassar dan Menara Pinisi UNM.

Kegiatan ini rencananya akan dihadiri oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tiggi (Menristekdikti) Prof. H. Mohamad Nasir dan Menteri Sekretaris Negera (Mensesneg) Prof. Dr. Pratikno.(*)

Penulis: RP | Editor: Adriyan

Pos terkait