INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Maraknya peredaran hoax di media sosial menjadi isu yang patut menjadi perhatian semua pihak.
Berita yang tidak benar dan menyesatkan akan membawa dampak negatif, diantaranya timbul konflik yang memecah belah persatuan.
Menyikapi hal itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gowa, AKBP Shinto Silitonga, S.Ik., M.Si mengajak para awak media untuk dapat lebih selektif.
Agar senantiasa memberikan berita atau informasi kepada masyarakat yang berkualitas dan sesuai dengan fakta yang ada.
Hal tersebut disampaikan langsung Kapolres Gowa dalam arahannya saat menghadiri pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Sulawesi Selatan di Gedung PAUD Kemendikbud Provinsi Sulsel, Jalan Adhyaksa, Makassar, Kamis (10/1/2019) pagi.
Kapolres Gowa menyampaikan, media adalah mitra strategis kepolisian dalam melawan hoax yang sering muncul di media konvensional.
“Hoax adalah musuh bersama. Jadi, mari kita waspadai keberadaan hoax,” tegas Shinto.
Orang nomor satu di jajaran Polres Gowa ini juga menegaskan kepada para peserta pelatihan kalau seorang jurnalis hendaknya mampu menganalisa sebuah berita dengan lebih teliti terkait kebenarannya sebelum menyebarkan secara luas kepada masyarakat.
“Melalui pelatihan jurnalistik ini, semoga dapat menambah pengetahuan dan wawasan para jurnalis, khususnya dalam membuat berita yang sesuai dengan fakta. Jangan lupa saring sebelum sharing, ya rekan-rekan, mari kita lawan hoax bersama,” harap Shinto.
Pelatihan yang diselenggarakan JOIN Sulsel ini turut dihadiri Kasdim 1409 Gowa Mayor Husain, Kabag Humas Pemda Gowa, Direktur Pusdiklat JOIN Kawasan Indonesia Timur, para peserta pelatihan, dan pengurus JOIN Sulsel.(*)
Penulis: RP | Editor: Adriyan





