Akui Pemain Sangat Kelelahan, Darije Ungkap Momentum Kebangkitan PSM

Darije Kalezic. Foto: Official PSM Makassar.

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengakui anak asuhnya telah mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk mengalahkan Bhayangkara FC pada leg kedua perempatfinal Piala Indonesia di Stadion Mattoanging, Makassar, Jum’at (3/5/2019).

Darije pun menyoroti jadwal Juku Eja yang bermain tiga kali dalam kurun waktu enam hari sehingga tidak mempunyai waktu untuk menganalisa leg pertama karena sudah harus berfokus melawan Home United di AFC Cup 2019.

Bacaan Lainnya

“Satu hal pasti pada pertandingan tadi kami kelelahan tapi kamu tahu bahwa kami bisa jauh lebih baik untuk mengalahkan Bhayangkara di leg kedua dan menunjukkannya selama 40-50 menit,” ungkapnya saat post match press conference.

Pelatih asal Bosnia ini pun mengungkapkan rahasia Willjan Pluim dkk mampu tampil konsisten dalam tiga pertandingan terakhir yang dimainkan dalam enam hari.

“Terpenting bagi kami adalah mampu membagi energi untuk dihabiskan selama 90 menit sehingga tidak memulai pertandingan tadi dengan eksplosif,” bebernya.

“Kami lebih baik di babak pertama dengan organisasi yang bagus dan mengontrol pertandingan sehingga mendapat beberapa peluang bagus namun tidak berbuah gol,” sambungnya.

Terakhir, pelatih berusia 43 tahun ini melontarkan pujian kepada Rivky Mokodompit yang menilai penyelamatan pinalti yang dilakukan eks Mitra Kukar tersebut sebagai momentum penting kemenangan Juku Eja.

“Bhayangkara FC mendapat pinalti dan Rivky melakukan penyelamatan, momen yang sangat penting pada pertandingan tadi karena saat pinalti telah diselamatkan, kami tahu bahwa kami masih tertinggal dua gol,” puji Darije.

Gol Rahmat Syamsuddin di menit 29 dan Rizky Pellu di menit 55 mengantarkan PSM Makassar ke semifinal Piala Indonesia dengan agregat 4-4, dimana Juku Eja unggul produktifitas gol tandang.(*)

Pos terkait