KO Sopir Grab dan Penumpangnya, Pemuda Ini Dijemput Resmob Panakkukang

  • Whatsapp
Resmob Polsek Panakkukang Jemput Pelaku Penganiayaan di Kompleks Alla-alla Makassar, Rabu (14/8/2019). (Foto: Rhenno)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Personil Resmob Polsek Panakkukang mengamankan seorang pemuda yang melakukan tindak penganiayaan hingga korbannya menderita luka cukup serius dan harus ditangani medis di rumah sakit.

Ialah R alias Ekki (22) pemuda yang diamankan dirumahnya di Kompleks Alla-alla, Kecamatan Manggala, Kota Makassar oleh Tim Resmob pimpinan Panit II Reskrim, Ipda Roberth Haryanto Siga, Rabu (14/8/2019) dini hari.

Muat Lebih

Penangkapan si pelaku atas dasar laporan polisi Nomor: LP/341/VIII/2019/Spk Polsek pnk/Polrestabes per tanggal 7 Agustus 2019 lalu, dimana kejadian tersebut terjadi di Jl. Abd. Dg. Sirua, tepatnya di dekat jembatan.

Pelaku R alias Ekki diduga keras melakukan penganiayaan terhadap sopir grab beserta penumpangnya. Korban yang menerima hantaman bertubi-tubi dari pelaku, akibatnya korban mengalami patah pada tulang hidungnya.

Anggota Resmob Polsek Panakkukang yang menerima informasi tersebut langsung melakukan penyelidikan. Setelah mengantongi ciri-ciri dan identitas pelaku, tim meluncur ke TKP dan melakukan penangkapan terhadap pelaku yang kala itu sedang tertidur pulas.

“Diakui pelaku, dirinya telah melakukan penganiayaan terhadap kedua korbannya dengan cara memukul bagian wajahnya menggunakan kunci mobil yang mengakibatkan korban mengalami luka yang cukup serius,” ucap Dantim Resmob Polsek Panakkukang, Bripka Dzulqadri saat dimintai keterangan.

Motifnya diduga karena pelaku merasa tersinggung telah dihalang-halangi saat berkendara sehingga pelaku turun dari mobil dan terjadi percekcokan yang berujung pada tindak penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap korbannya yang merupakan driver grab dan penumpangnya.

“Atas tindakannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP mengenai tindak penganiayaan berat (anirat),” ujar Zul, sapaan akrabnya.

Kini pelaku bersama barang bukti berupa kunci mobil yang digunakan untuk menganiaya korban diamankan di Mapolsek Panakkukang guna diproses hukum lebih lanjut. (*RP)

Pos terkait