
INFOSULSEL,COM, MAKASSAR –Masyarakat adat Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulsel merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-74 di depan sebuah rumah tua peninggalan Belanda, , Sabtu (17/8/2019) pagi. Di depan situs sejarah itu terbentang luas sebidang tanah.
Rumah tua berarsitektur Kolonial ini terletak di perbatasan Makassar dan Kabupaten Takalar, di RW 4, Jl Bontokapetta, kelurahan Barombong.

Lurah Barombong Reskiyanto Mulyawan yang mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) berwarna putih-putih memimpin upacara. Hampir 1000 warga dari sejumlah elemen masyarakat termasuk masyarakat adat, hadir menjadi peserta upacara.
‘’Peringatan proklamasi ini diprakarsai oleh kerukunan RT dan RW bekerja sama tokoh masyarakat dan pemuda di kelurahan Barombong,” jelas Lurah Barombong Reskiyanto Mulyawa kepada INFOSULSEL.COM, usai upacara.

Teras rumah tua peninggalan Belanda menjadi panggung upacara. Di sana sang pemimpin upacara berdiri tegak. Di bawah tangga menuju rumah tua yang menjadi mimbar upacara, dua orang lelaki yang mengenakan pakaian adat pengawal kerajaan, berdiri tegak. Mereka mengenakan pakaian adat warna merah dengan passappu di kepala (ikat kepala) khas Bugis Makassar. Keduanya memegang bambu runcing, senjata tradisional yang digunakan rakyat Indonesia mengusir penjajah di masa lampau.

Ada yang khas pada upacara kemerdekaan di Barombong, kali ini. Salah satunya pembacaan susunan acara yang diterjemahkan dalam bahasa Makassar, bahasa yang sehari-hari banyak digunakan masyarakat adat Barombong.

Upacara berlangsung khidmat. Ratusan siswa mulai dari taman kanak-kanak (TK), SD, SMP sampai SMA hadir menjadi peserta. Ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda ikut terlibat.
Siswa SMP Negeri 15 Makassar tahun ini bertindak sebagai pasukan pengibar bendera (Paskibraka). Hingga selesai upacara berlangsung lancar. Karnaval menghiasi agenda tahunan ini usai upacara.
(Asriel)





