INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Direktur Lembaga Konsultan Politik, Nurani Strategic, Nurmal Idrus, sukses meraih Doktor dalam ilmu manajemen di Program Pasca Sarjana UMI, Jumat (16/8/2019) pagi.
Nurmal, yang juga tenaga ahli di Pemkab Soppeng ini mempertahankan disertasi yang berjudul, ‘Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Lokal Terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja ASN’ di Pemkab Soppeng.

Delapan orang penguji memutuskan Nurmal meraih predikat doktor dengan predikat sangat memuskan. Kedelapannya adalah guru besar dan Rektor. Mereka adalah Rektor Unismuh, Prof. Dr. Rahman Rahim, Prof. Mursalim Umar Gani, Prof. Ahmad Gani, Prof. Syamsu Nujum, Prof. Baharuddin Semmaila, Prof. Jeni Kamase, Dr. Serlin Serang, Dr Abbas Saleh.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada promotor dan penguji atas kehadirannya untuk menguji disertasi saya,” kata Nurmal, usai sidang.
Dalam pemaparannya, Nurmal Idrus, yang juga ketua Dewan Pengawas RSUD La Temmamala Soppeng ini mengapresiasi lompatan kinerja dalam tiga tahun terakhir di jajaran Pemkab Soppeng.
“Namun, kinerja baik itu masih bisa ditingkatkan karena belum semua target bisa tercapai dengan baik. Tingkat kepuasan ASN dan juga pada pelayanan publik di sana juga belum maksimal,” papar Nurmal.
Karena itu mantan wartawan salah satu harian di kota Makassar ini merekomendasikan agar Pemkab Soppeng bisa mencoba terobosan baru dengan berani lebih meluaskan sistem promosi jabatan.
“Manajemen perekrutan dan promosi jabatan bisa lebih luas jangkauannya, tak hanya di jabatan eselon II saja. Tapi jabatan administratur setingkat eselon III dan IV sistem promosi terbuka juga bisa diterapkan,” ujarnya.
Untuk lebih meningkatkan kepuasan kerja yang nantinya bisa berkontribusi pada kinerja, Nurmal merekomendasi agar Pemkab Soppeng menerapkan sistem peningkatan pendapatan berbasis kinerja.
“Tunjangan kinerja banyak diinginkan ASN. Mereka merasa ada ketidakadilan selama ini karena kerja banyak dan kerja sedikit tetap sama-sama dapat penghasilan yang sama,” tambahnya.
Sementara untuk meningkatkan kedisplinan, Nurmal memberi rekomendasi pada penerapan sistem absensi digital secara massif dan menyeluruh di semua OPD.
Hal menarik lain dalam disertasi itu berupa ide untuk memasukkan nilai nilai utama budaya lokal Soppeng dalam salah satu syarat dalam seleksi jabatan. Demikian pula, nilai budaya lokal, oleh Nurmal juga diusulkan untuk dilembagakan lewat pembentukan dewan pengkajian budaya lokal.
‘’Termasuk pembentukan peraturan daerah mengenai penerapan budaya lokal dalam tugas tugas ASN di Pemkab Soppeng,” ujarnya.
Turut hadir dalam promosi itu Ketua DPRD Terpilih Soppeng, Syaharuddin Adam, Mantan Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto, anggota DPRD Sulsel Ina Kartika Sari, Ketua STIE La Mappapoleonro Dr. Hj. A. Adawiah, dan beberapa tokoh lainnya.
Nurmal Idrus adalah putra Soppeng yang lama berkiprah di Makassar. Tahun 2013 ia memimpin KPU Kota Makassar. Nurmal juga dikenal luas di Makassar karena pernah menjabat sebagai Juru Bicara PSM Makassar.
Alumni SMP 1 Takkalala ini juga mantan Dewan Pengawas PDAM Makassar dan tenaga ahli Walikota Makassar. Tahun 2015 ia mendampingi Bupati Kaswadi Razak sebagai Ketua Tim Pengendali Pemenangan di Pilkada Soppeng. Dia juga menjadi konsultan pemenangan Bupati Wajo Amran Mahmud di Pilkada Wajo tahun 2018.
(Asriel)





