Popnas dan Pepernas 2019 di Papua Batal Digelar

INFOSULSEL.COM, JAKARTA — Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pekan Olahraga Nasional (POPNAS) dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) IX Tahun 2019 di Papua batal digelar. Keamanan menjadi alasan.

Pembatalan ini menyusul surat Gubernur Papua Lukas Enembe tertanggal 20 Agustus 2019 yang ditujukan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga No. Dalam surat bernomor 4263/9676/Set, Lukas meminta penyelenggaraan kedua even nasional tersebut dilaksanakan di daerah lain.

“Pertimbangan utama permohonan tersebut adalah karena tingkat penyelesaian sejumlah venue pertandingan untuk POPSNAS dan PEPARPENAS belum sepenuhnya tuntas,” jelas Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto dalam keterangan tertulisnya yang diterima INFOSULSEL.COM, Ahad (25/8/2019).

Gatot mengaku Kemenpora memahami kesulitan yang dihadapi Pemprov Papua. Meski begitu Kepemenpora saat ini tengah melakukan pendekatan dengan beberapa daerah agar ada Pemda lain yang berkenan mengambil alih pelaksanaan Popnas dan Peparpenas.

Kedua multi even nasional ini semula akan diadakan pada bulan Oktober 2019. Gatot mengungkapkan wacana pembatalan even ini sebenarnya sudah disampaikan seminggu sebelum adanya sejumlah aksi unjuk rasa di beberapa daerah di Papua.

“Surat tersebut tidak semata-mata karena adanya masalah keamanan dan kenyamanan akibat masalah unjuk rasa, tetapi lebih karena agar Pemprov Papua dapat lebih fokus pada persiapan penyelenggaraan PON dan Pepernas pada Oktober dan November 2020 nanti. Sejauh ini dua even ini tidak ada perubahan waktu,” jelas Gatot.

Kedua even ini sedianya akan diikuti sekitar 5.000 atlet dan official dengan mempertandingkan 20 cabang olahraga. Melalui kedua event tersebut juga dijadikan test event untuk mengetahui kesiapan Panitia penyelenggara PON dan Pepernas 2020.

“Sehingga jika ada kekurangan dapat segera diketahui. Mengingat tidak ada test even maka Pemprov Papua bersama Kemenpora dan KONI sedang merencanakan cara lain untuk menguji kesiapan PON dan Pepernas,” ujar Gatot.

Gatot juga sudah menyurat Kepada seluruh Dispora se- Indonesia terkait
pemindahan penyelenggaraan POPNAS dan Pepernas. Surat Sesmenpora tanggal 24 Agustus 2019 dengan nomor SS.8.23.5/SET/VIII/2019.

“Pada umumnya seluruh daerah bisa memahami meski mereka sudah banyak yang melakukan persiapan Pelatda di daerah masing-masing. Sebagai konsekuensinya, seandainya penyelenggaraan POPNAS dan PEPARPENAS dilakukan di daerah lain, maka jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan mungkin berkurang karena persiapannya yang sangat mendesak,” katanya.

(Riel)

Pos terkait