GMBI Demo Polres Gowa

Ratusan masyarakat yang tergabung dalam LSM GMBI Wilter berunjuk rasa di depan Kantor Mapolres Gowa, Jumat (8/11/2019).(DOK)

INFOSULSEL.COM, GOWA — Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilter Sulawesi Selatan berunjuk rasa di depan Kantor Mapolres Gowa, Jumat (8/11/2019).

Aksi ini wujud pembelaan Andi Malakuti alias Puang La’lang, pemimpin tarekat Ta’jul Khalwatiyah Syech Yusuf yang telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama, penipuan, penggelapan, dan pencucian uang.

Andi Malakuti alias Puang La’lang, pemimpin tarekat Ta’jul Khalwatiyah Syech Yusuf yang telah ditetapkan tersangka oleh penyidik Polres Gowa dalam kasus dugaan penistaan agama, penipuan, penggelapan, dan pencucian uang.(DOK)

Warga Dusun Timbuseng, Kecamatan Patallassang, Kabupaten Takalar, Sulsel, yang biasa dipanggil Maha Guru itu ditersangkakan  oleh penyidik Polres Gowa.

Ratusan jemaah santri Tarekat Ta’jul Kholwatiyah Syech Yusuf Gowa dari berbagai daerah di Sulsel ini dikoordinir oleh GMBI. Puluhan spanduk dibentangkan di hadapan petugas kepolisian yang berjaga di lokasi.

Beberapa di antaranya tertuliskan, “Ditarikat Inilah Dakwah Bimbingan Guru Kami. Kami Mengerti Tentang Agama, Tentang Islam, Tentang Iman, Tentang Hari-hari Besar Agama Islam Serta Sopan Santun dan Adat Istiadat” tulis spanduk bentuk dukungan terhadap lelaki yang mengklaim diri sebagai rasul itu.

Selain membentangkan spanduk dan sejumlah pataka dan bendera, massa aksi juga melalukan orasi secara bergantian. Umumnya, tuntutan mereka adalah mendesak Kepolisian agar mempertimbangkan status tersangka Puang La’lang terhadap keyakinan yang dipimpin.

“Kami keberatan atas pasal ditersangkakannya Puang La’lang. Kami juga kecewa kepada Wakapolres yang mengatakan imbauannya kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Gowa untuk tidak pergi lagi belajar tarekat di Puang La’lang,” tegas salah satu orator di atas mimbar.

Unjuk rasa ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian yang berjaga di lokasi.

(Riel)

Pos terkait