Qlue Hadir Perkuat MSC

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Aplikasi pelaporan warga, Qlue, resmi dapat digunakan oleh warga kota Makassar bertepatan Hari Ulang Tahum (HUT) kota Makassar ke-412, Kamis (7/11/2019).

Qlue adalah aplikasi untuk melaporkan berbagai masalah sosial dan lingkungan. Aplikasi ini untuk meningkatkan layanan publik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan melengkapi berbagai layanan Makassar Smart City (MSC) yang telah ada.

Bacaan Lainnya

Masalah yang dapat dilaporkan yakni sosial dan lingkungan, antara lain sampah, lampu & rambu jalan rusak, kemacetan, pelanggaran lalu lintas, parkir liar, tunawisma/pengemis dsn fasilitas anak.

Selain itu juga soal orang hilang, pedagang kaki lima liar, pelanggaran bangunan, iklan liar, permintaan fogging DBD, dan masalah kesehatan.

Semua laporan masyarakat akan ditindaklanjuti oleh enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yaitu Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan.

“Aplikasi Qlue sarana untuk menyalurkan pengaduan warga yang akan langsung ditindaklanjuti oleh OPD terkait. Berbagai aduan tersebut akan membantu Pemkot Makassar merumuskan kebijakan berbasis data, mulai dari data pelaporan masyarakat, kondisi lalu lintas, kemiskinan, pajak, dan lain-lain. Solusi inovatif Qlue akan mengoptimalkan pelayanan publik untuk masyarakat, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun kotanya, dan meningkatkan karakter Sombere warga kota Makassar,” jelas Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb.

Pemkot Makassar telah menyiapkan sekitar 200 orang tim Quick Response yang tersebar di 15 kecamatan dan 153 kelurahan untuk menindaklanjuti seluruh laporan masyarakat dan akan terus berkembang menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Ismail Hajiali mengatakan saat ini terdapat lebih dari 1.000 pengguna aktif Qlue. Sejumlah aduan warga seperti sampah, kemacetan, fasilitas umum yang rusak, pencegahan banjir, dan parkir liar yang mencapai 60% dari total laporan.

“Pemkot Makassar telah melakukan sosialisasi penggunaan Qlue kepada Ketua RW dan RW. Ini juga menjadi alternatif lain bagi warga kita selain mengakses layanan pengaduan berbasis telepon, Nomor Tunggal Pangilan Darurat (NTPD) 112 yang sudah berjalan dengan baik sejak tiga tahun terakhir ini” lanjut Ismail.

Founder & CEO Qlue, Rama Raditya, menjelaskan Qlue mendapatkan dukungan dari GSM Association (GSMA) untuk fokus mengembangkan solusi smart city di tiga kota, yaitu Makassar, Kupang, dan Bandung.

Sepanjang Januari – September 2019, Qlue menerima sekitar 88 ribu laporan dari 20 kota di Indonesia, di mana sekitar 90% laporan tersebut telah ditindaklanjuti oleh pemerintah dan dinas terkait.

“Qlue membantu berbagai kota di Indonesia semakin cepat dan responsif dalam menerima laporan warga. Platform Qlue juga membantu untuk memetakan potensi permasalahan yang ada di kota tersebut dalam satu dashboard. Kami membantu Pemerintah Kota Makassar untuk mengumpulkan dan memvisualisasikan semua data dalam QlueDashboard yang akan memudahkan  untuk merumuskan kebijakan dalam pembangunan kota,” jelas Rama.

Sebagai langkah sosialisasi kehadiran Qlue di Kota Makassar, Qlue juga berkolaborasi dengan salah satu institusi pendidikan terbaik di Makassar, Universitas Hasanuddin, Makassar, untuk melaksanakan program “Warga Cerdas”, sebuah program edukasi bagi masyarakat kota Makassar dalam meningkatkan literasi digital serta memaparkan preferensi karir di industri 4.0 bagi generasi milienial.

Program Warga Cerdas akan dilaksanakan pada Jumat, 8 November 2019 bertempat di Gedung Pertemuan Ilmiah, Universitas Hasanuddin, Makassar, mulai pukul 13.00 Waktu Indonesia Tengah.

Didirikan pada 2016 lalu, saat ini Qlue telah menjadi startup teknologi yang menghadirkan solusi kota pintar paling komprehensif di Indonesia. Dengan misi mempercepat perubahan positif di seluruh dunia, Qlue membangun platform solusi smart city berbasiskan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Internet of Things (IoT) dan Mobile Workforce.

(Riel)

Pos terkait