INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Masalah Ekonomi, hadirnya pihak ketiga dan orientasi seksual mewarnai perceraian tahun ini. Tercatat ada 3600 janda muda. Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.
‘’Penyebab perceraian karena soal ekonomi, hadirnya orang ketiga dan orientasi seksual yang berujung cekcok,” ungkap Kepala Humas PN Agama Makassar Syaifuddin belum lama ini.
Hadirnya pihak ketiga menyebabkan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Penyebab lain, salah satunya pasangan terlibat kasus narkoba.
‘’Hal lain yang menjadi penyebab pasangan memutuskan untuk bercerai karena persoalan orientasi seksual. Namun sepanjang proses persidangan hingga putusan hakim, lebih karena mempertimbangkan penyebab umummnya,’’ jelas Syaifuddin.
Meski begitu Syaifuddin menyebut orientasi seksual prosentasenya sangat kecil. ‘’Kalau diprosentase sekitar 1 persen atau 10 pasangan. Tapi di persidangan tidak terbukti ke arah sana (orientasi). Sebab yang dibuktikan di persidangan adalah cekcoknya,” ungkap Syaifuddin, lagi.
Dari tingkat usia, pasangan yang mengajukan gugatan cerai didominasi pasangan muda.
‘’Usianya berkisar antara 30 tahun ke bawah. Kurangnya kesadaran dan pengertian satu sama lain dalam menjalin hubungan rumah tangga, dianggap menjadi pemicu lain perceraian,” sebut Syaifuddin.(riel)





