INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Teori New Social Movemen tengah hangat diperbincangkan
di penghujung tahun 2019. Ini adalah teori gerakan sosial baru melalui teknologi sosial media.
Guru besar AGH. Prof. Dr. Basir Syam, MA, mengaku mendukung gerakan sosial baru tersebut. Menurutnya, gerakan tersebut mengedepankan perkembangan di zaman elit global.
“Gerakan sosial baru ini kan sebenarnya berorientasi kepada informasi yang berkembang di zaman milenial sekarang ini,” ucap Basir usai memberi materi diskusi di Cafe Red Corner, Jl. Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Sabtu (28/12/2019).
Oleh karena itu, lanjut Prof Basir, kita harus proaktif dalam memanfaatkan fasilitas-fasilitas komunikasi yang luar biasa berkembang saat ini.
“Jadi kita tidak boleh tinggal diam. Alhamdulillah saya melihat anak-anak generasi milenial ini sudah sangat maju,” terangnya.
Lebih lanjut, Basir menyebutkan, para perancang aplikasi saat ini sudah telah melampaui pengetahuan-pengetahuan sebelumnya.
“Kehadiran teknologi informatika, baik media facebook dan WhatsApp adalah saluran penyebar informasi yang sangat efektif dan efesien saat ini. Mereka banyak perancang aplikasi lebih maju dari kita-kita dulu. Kalau saya sebagai Profesor wajarlah kalau sedikit agak berkiprah di Informatika seperti ini dengan memperkenalkan diri menyampaikan pesan-pesan keilmuan lewat Facebook lewat WA dan sebagainya,” tuturnya.
Terakhir, ia mendorong para kaum millenial agar menggunakan teknologi sebagai alat dalam mengembangkan dan menjalanka roda organisasi.
“Karena anda lebih muda dari kami.
Bukan hanya sekedar menyampaikan tapi mungkin bisa merancang strategi yang lebih bagus menciptakan aplikasi yang lebih modern lagi untuk mengembangkan organisasi,” katanya.
Di bagian akhir Basri menegaskan tugas tersebut ada pada generasi sekarang.
“Generasi muda lebih energik dari kami, lebih hebat dari kami. Terus terang, berpikirnya juga lebih maju dari kami,” kata Basri. (andi/riel)





