INFOSULSEL.COM. MAKASSAR – Tiga Bakal Calon Wali kota Makassar yakni Muzakkir Ali D Jamil atau kerap disapa Muda, Sukriansya L Latief dan St Diza Rasyid Ali hampir bersamaan mengembalikan formulir pendaftaran di Partai Demokrasi, Sabtu (11/1/2020).
Sejak pendaftaran dibuka 26 Desember 2019 dan berakhir 7 Januari 2020, terdapat 10 Balon yang sebelumnya telah mengembalikan formulir pendaftaran di Demokrat. Danny Pomanto menjadi Balon pertama yang mengembalikan formulir.
Selain Danny dan Syamsu Rizal ada 8 pendaftar lainnya. Di antaranya Munafri Arifuddin, Iqbal Jalil dan Haris Yasin Limpo.
Eks Dirut PDAM kota Makassar Haris Yasin Limpo, Muhammad Hasan Basri Ambarala, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Sulsel, Irman Yasin Limpo, Andi Mustaman dan anak mantan wali kota Makassar dua periode Ilham Arif Sirajuddin, Amirul Yamin Ramadhansyah.
Ketua penjaringan calon wali kota Makassar Demokrat, Abdi Asmara mengatakan bahwa semua balon yang mendaftar memiliki peluang yang sama untuk diusung di pemilihan wali kota Makassar di September 2020 mendatang.
“Saya katakan Demokrat itu partai yang komitmen. Sehingga semua calon yang mendaftar memiliki peluang yang sama.
Kedepannya ada uji publik dan pit and provert test,” ujar ketua komisi C DPRD Makassar, Sabtu (11/1/2020).
Selain itu, sebelumnya ketua DPC Demokrat menyebutkan bahwa politik itu dinamis, tidak ada yang abadi dalam sebuah pertarungan politik apalagi untuk kemajuan sebuah kota besar khususnya kota Makassar.
“Partai Demokrat ini ada yang harus kita lewati didalam proses penjaringan. Setelah proses penjaringan ini kita akan mengadakan pit and provert test setelah itu kita akan membawa itu semua ke pengurus pusat Demokrat. Yang mana DPC akan membawa sendiri hasil penjaringan ini ke Jakarta. Langsung diterima oleh DPP Susilo Bambang Yudhoyono,” tegas ARA.
Lebih lanjut, Wakil ketua DPRD Makassar ini menyebutkan, partai Demokrat adalah partai yang memiliki pengalaman menang, kemarin telah mendukung Danny Pomanto berhasil menangkan dan yang baru-baru saja mendukung Danny Pomanto bersama ibu Indira juga berhasil menangkan walaupun ada diskualifikasi.
“Sekali lagi, saya tahu cara menang di kota Makassar ini. Kami tidak sombong, kami hapal pergerakan. Untuk semua calon saya mengenali cara main, cara kerja, cara bertempur, cara memenangkan meraih bendera kemenandan. Kami tahu itu semua,” pungkas ARA.
Sabtu, 11 Januari merupakan hari terakhir jadwal pengembalian formulir pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota Makassar di DPC partai Demokrat.(andi-riel)





