INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Jelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar melakukan pertemuan dengan Pimpinan DPRD Kota Makassar, Rabu (15/01/2020).
Dalam kunjungan tersebut, jajaran Komisioner KPU diterima Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo, Wakil Ketua II DPRD Makassar Andi Suhada Sappaile, dan Wakil Ketua III DPRD Makassar A. Nurhaldin NH di ruang Rapat Ketua DPRD Kota Makassar.
Ketua KPU Makassar M. Farid Wajdi mengungkapkan, pertemuan tersebut adalah bagian dari upaya koordinasi terkait tahapan penyelenggaraan Pemilihan Walikota Makassar. Pasalnya, kedudukan legislatif merupakan salah satu stakeholder inti pengelolaan pemilihan kepala daerah.
“Harapan kami KPU dan DPRD selaku salah satu stakeholder utama dalam penyelenggaraan pemilu harus bersinergi untuk mensukseskan pemilihan walikota,” ujar Farid kepada awak media.
Farid juga mengungkapkan, pihaknya memerlukan penambahan anggaran yang akan digunakan pada pemilu kali ini. Sebab regulasi yang mengatur terkait adanya kenaikan honor penyelenggara Pilkada adhoc.
Sementara itu Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo mengaku mendukung KPU pada seluruh tahapan pelaksanaan pemilu dan siap berperan dalam menemukan solusi terhadap setiap kendala-kendala yang dihadapi.
“Kami pada prinsipnya mensupport penyelenggaraan pemilu ini, apapun itu, termasuk kekurangan anggaran yang dibutuhkan dan akan berkoordinasi dengan koordinator Badan Anggaran dalam hal ini bapak Adi Rasyid Ali guna menemukan solusi yang dihadapi,” tegas dia.
Makassar sebagai salah satu kota yang menjadi daerah penyelenggara pilkada kali ini bakal memilih kembali Walikota Makassar yang dijadwalkan pada September 2020 mendatang.
Sebelumbya, jajaran Komisioner dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum telah melakukan audiensi dengan Pj. Walikota Makassar.(andi)





