INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Lurah Mappala Kecamatan Rappocini, Agusnawati Ali memprotes pemangkasan pohon yang dilakukan oleh PLN. Pasalnya, usai memangkas pohon di pinggir jalan wilayah Kelurahan Mappala, sampah hasil pangkasannya dibengkalai hingga berserakan di depan Kantor Lurah Mappala, Jalan Tamalate II.
“Sudah memangkas pohon, sisa pangkasannya tidak diambil. Itu sampah daun-daunnya sudah mengering dan tidak diangkut,” cetus Lurah Mappala, Agusnawati Ali saat ditemui, Senin (27/1/2020).
Lurah Agusnawati mengaku telah menghubungi pengawas pengerjaan pemangkasan yang merupakan pihak ketiga yang ditugaskan PLN untuk mengambil sisa pangkasannya. Dia bahkan telah menghubungi NTPD 112 untuk menyampaikan aduannya kepada PLN. Hanya saja, aduannya belum direspon oleh
“Sudah saya hubungi pengawasnya karena dia janji saya akan mengeksekusinya waktu Sabtu. Tapi sampai sekarang belum diangkut. Masa kami yang angkut baru itu hasil kerjaan mereka,” ujar gusnawati, yang mengaku kecewa melihat kinerja para petugas
Dia menjelaskan bahwa bukan cuma di Kelurahan Mappala yang mengalami hal ini. Beberapa kelurahan lain di wilayah Kecamatan Rappocini juga mengalami hal yang serupa.
“Bukan cuma di Tamalate II dan Mappala, hal itu juga terjadi di kelurahan lain, ada juga di Bonto Makkio,” pungkasnya.(andi)





