Penertiban Stadion Mattoangin Berakhir Ricu, Aparat Dihadang Bom Molotof

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ( Pemprov Sulsel) merehabilitasi Stadion Mattoangin, nampaknya bakal menuai hambatan. Saat aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) bersama aparat kepolisian hendak masuk ke dalam area stadion guna melakukan penertiban, Rabu (15/1/2020) mereka malah dihadang ratusan preman.

Aparat malah diserang. Ratusan batu, petasan, batu dan busur melayang. Sejumlah petugas pun mengalami luka-luka.

Dari pantauan INFOSULSEL.COM, sejak Rabu pagi empat pintu masuk menuju kawasan stadion peninggalan PON IV 1957 ini tertutup rapat. Di dalam ratusan preman berwajah sangar, siap siaga. Di tempat lain petugas Satpol- PP melakukan apel siaga di Kantor TVRI di Jl. Kakak Tua.

Sekitar jam 09.00 WITA Petugas Satpol bergerak dari arah selatan dan barat hendak masuk melakukan penertiban. Namun belum sempat mendekat di pintu gerbang berwarna merah tersebut puluhan batu langsung menghadang.

“Tolong gemboknya dibuka,” pinta salah seorang anggota Satpol PP ke massa.

Keinginan itu tak dipenuhi. Negosiasi pun tak berhasil. Sesaat kemudian situasi memanas. Batu, bom molotof, petasan bahkan anak panah (busur) melayang ke arapat petugas PP.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, pun turun tangan melakukan mediasi agar bentrok tidak berlarut-larut.

“Kami fasilitasi untuk negosiasi. Memang semua pihak hatus duduk bareng,” kata Kombes Yudhiawan.

Namun upaya itu tetap gagal. Pihak Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) menilai Pemprov Sulsel melakukan kesewenang-wenangan.
Hingga berita ini diupdate situasi belum kondusif.

Sementara itu di lokasi kejadian polisi mengamankan sejumlah bom molotov. Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indatmoko menyebutkan tiga di antara bom molotov tidak sempat meledak.

“Ada empat bom molotov yang ditemukan. Tiga diantaranya tidak meledak dan sudah diamankan,” ujar Indatmoko.

Di lain pihak sebanyak tiga orang petugas Satpol PP dilaporkan terluka akibat lemparan batu dan busur.(riel)

Pos terkait