Tim SAR Belum Menemukan Korban Tenggelam di Sungai Pana Enrekang

Tim SAR melakukan proses pencarian.(DOK SAR UNM)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Memasuki hari ke kedua pencarian korban tenggelam yang terseret arus sungai hingga kini belum ditemukan. Hingga menjelang petang hari ini Tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di Sungai Desa Pana, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, Ahad (19/1/2020) kemarin.

Hal itu diungkapkan oleh Komandan Tim Pencarian Operasi, Mickel Marth Femy saat dikonfirmasi INFOSULSEL.COM, , Senin (20/1/2020). “Pencarian hari ini belum berhasil dan akan dilanjutkan esok hari,” ujar Mickel.

Bacaan Lainnya

Search and Rescue (SAR) gabungan bersama masyarakat setempat masih terus melakukan pencarian terhadap korban bernama Iwan. TRim SAR dibagi tiga sektor guna menemukan warga asal Kabupaten Sidrap itu. Maickel mengaku terkendala derasnya arus sungai dan sungai yang penuh bebatuan.

“Kendalanya arus air terlalu deras, ditambah lagi bebatuan besar sangat banyak di tengah sungai. Itu yang menghambat pergerakan perahu dan penyelaman,” lanjut Mickel.

Adapun unsur yang terlibat yakni Badan Sar Nasional (Basarnas), SAR Universitas Negeri Makassar, SAR Universitas Hasanuddin, SAR Sawerigading, SAR Pramuka, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Enrekang, TNI, POLRI, Polisi Pamong Praja, ORARI dan Masyarakat setempat.

Iwan, salah satu warga asal Sidrap tenggelam setelah terseret arus deras Sungai Pana di Kelurahan Pana, Kecamatan Alla, Kabupaten Enekang, Ahad pagi sekitar pukul 10.00 WITA.  Korban baru diketahui hilang beberapa jam kemudian. Sejak Ahad sore tim SAR gabungan melakukan pencarian. namun hingga Senin petang korban belum ditemukan.(ippang/riel)

Pos terkait