9 Atlit Bulu Tangkis Indonesia Terdampak Corona

  • Whatsapp
infosulsel.com
ilustrasi

INFOSULSEL.COM, – Virus Korona masih terus menghantu Indonesia. Meski pemeintah mengklaim jika Indonesia adalah negara yang bebas Corona, namun faktanya tampak tidak demikian.

Dampak virus corona ini memang tidak langsung ke individu atlit, namun ke pembatalan sejumlah pertandingan yang rencananya akan diikuti dalam waktu dekat. Tentu ini berdampak negatif bagi perkembangan Bulu Tangkis di Indonesia.

Muat Lebih

Padalah para atlit telah melakukan persiapan yang cukup panjang untuk menghadapi sedere Olimpiade Bulu Tangkis 2020.

Dikutip dari viva.co.id, Sabtu (29/2/2020) tercatat, sejumlah pertandingan yang batal diiukuti dan jadwalnya yang berantakan akibat virus mematikan itu diantaranya BWF World Tour Super 300 dan German Open 2020.

Turnamen ini dibatalkan setelah Asosiasi Badminton Jerman (DBV) tidak mendapatkan izin dari otoritas kesehatan setempat untuk melaksanakan turnamen itu. Rencananya akan digelar di Mulheim an der Ruhr pada 3-8 Maret 2020.

Sederet pebulutangkis Indonesia yang menjadi korban batalnya German Open antara lain, dari sektor tunggal putri, Fitriani, Gregoria Mariska Tunjung dan Ruselli Hartawan.

Selanjutnya, dari ganda campuran ada Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Rinov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Menurut Direktur Olahraga dan Kesehatan Mulheim, Marc Buchholz, dibatalkannya German Open 2020 ini tak lain karena otoritas kesehatan setempat tak memberi izin. Tentu ini mengantisipasi massifnya penyebaran COVID-19 di berbagai dunia.

“Berdasarkan rekomendasi oleh otoritas kesehatan, internasional, Turnamen bulutangkis German Open dibatalkan,” kata Marc Buchholz, dilansir dari situs resmi Federasi Bulutangis Asosiasi Badminton Jerman (DBV), Jumat 28 Februari 2020.

Sementara itu, setelah German Open, terdekat adalah turnamen BWF World Tour Super 1000, All England Open 2020. Sesuai jadwal akan dilangsungkan 11-15 Maret.

Sejauh ini belum ada keputusan apakah All England ini dibatalkan. Pihak penyelenggara All England Open bakal melakukan aturan ketat jelang helatan tersebut. Hal ini demi terjaganya kesehatan seluruh elemen yang akan terlibat di All England Open.

Federasi bulutangkis Inggris secara intens memantau situasi yang sedang berlangsung terkait COVID-19. Selain itu terus melakukan dialog, menerima saran dari, Public Health England, Badminton World Federation dan pihak Arena Birmingham.

“Kami juga telah mempertimbangkan saran yang telah dikeluarkan oleh Asosiasi Olimpiade Inggris dalam persiapan untuk Tokyo 2020. Tujuan kami adalah untuk memastikan bahwa sejumlah prosedur dan proses tersedia untuk meminimalkan dampak potensial virus pada All England Open, khususnya untuk pemain, ofisial, sukarelawan dan penggemar yang hadir,” ujar federasi bulutangkis Inggris dilansir situs resmi All England, Rabu 26 Februari 2020.

red: gun

Pos terkait