INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Bakal Calon (Balon) Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto menggelar Musyawarah Rakyat di Celebes Convention Center (CCC), Jl. Metro Tanjung Bunga, kota Makassar, Sabtu (22/2/2020).
Ribuan masyarakat dari berbagai komunitas tumpah ruah memadati acara ini. Mereka hadir untuk menyatakan dukungannya kepada mantan Wali Kota Makassar periode 2014-2018 itu yang kembali akan maju di Pemilihan Walikota (Pilwali) Makasar 2020.
Turut juga hadir beberapa petinggi dan kader dari Partai Politik (Parpol) di Sulsel. Di antaranya Ketua DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) Sulsel, Nurdin Halid, Sekretaris DPW Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Sulsel, Syaharuddin Alrif.
Juga ada Ketua DPD partai Nasdem Kota Makassar, Rahmatika Dewi, Legislator Fraksi Nasdem yang juga Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo, Mario David dan mantan Ketua DPRD Makassar, Farouk M Beta atau yang akrab disapa Aru.
Selain itu, jajaran partai Demokrat Kota Makassar yakni Adi Rasyid Ali (ARA), Abdi Asmara, serta Ketua PPP Kota Makassar, Baharuddin Baso Tika (BBT).
Dengan hadirnya beberapa petinggi dan kader Parpol, bisa menjadi signal DP, akronim nama tokoh yang akrab disapa Danny Pomanto ini akan mendapat dukungan di kontestasi politik lima tahun tersebut.
Untuk diketahui hingga akhir pekan ini baru Partai Nasdem yang secara tegas telah menyerahkan Rekomendasi untuk Danny Pomanto.
Kehadiran sejumlah petinggi Parpol di acara tersebut makin menambah rasa percaya diri Danny Pomanto maju melalui jalur parpol. Karena itu pada kesempatan tersebut ayah tiga putri ini menegaskan akan maju melalui jalur partai politik.
“Fix jalur partai. Inilah gunanya musyawarah rakyat, dimana semua keterwakilan rakyat berunding. Saya tanyakan ke masyarakat tadi, apakah kita maju lewat jalur partai, rupanya semua setuju,” kata Danny.
Danny mengaku akan mencari pasangannya sesuai degan perintah dalam surat rekomendasi yang diberikan partai NasDem. Begitu juga dengan untuk maju di Pilwali Makassar lewat jalur Parpol, Danny wajib menambah minimal satu partai yang bisa memberinya kendaraan minimal parpol yang memiliki empat kursi di DPRD Makassar. Sebab partai besutan Surya Paloh ini hanya memiliki enam kursi di DPRD Makassar. Enam kursi lainnya milik Demokrat yang diketuai Adi Rasyid Ali dan PDI Perjuangan. Koalisi dengan partai lain wajib dilakukan untuk menggenapkan minimal 10 kursi sebagai syarat minimal bagi pasangan calon.
“Insya Allah saya komunikasi dengan sejumlah partai sesuai degan surat rekomendasi. Termasuk cakon wakil nantinya,” sambungnya.
Sebelumnya, Danny melalui relawannya telah mengisyaratkan untuk maju lewat jalur perseorangan dan telah melakukan koordinasi dengan pihak KPU Makassar, jauh sebelum dirinya mendapat rekomendasi partai.
Adapun batas waktu penyerahan berkas sayarat dukungan calon perseorangan di KPU Makassar hingga 23 Februari 2020, besok.(lalu-riel)





