Harga Gula Naik, Disdag Sebar Gula Pasir di Dua Pasar Tradisonal

  • Whatsapp

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Harga gula pasir yang melonjak, diantisipasi dapat menyebabkan inflasi di tengah komoditi. Hal itu kemudian menjadi perhatian khusus Dinas Perdagangan kota Makassar.

Baru-baru ini Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, menyebar gula pasir  2,5 ton, di dua pasar tradisional, yakni Pasar Terong sebanyak 1,35 ton dan di Pasar Pabaeng-baeng 1,15 ton.

Muat Lebih

Penyebaran tersebut dilakukan untuk menekan inflasi ditengah kalangan komoditi. Sebelumnya harga gula pasir yang dijual eceran dipasaran berkisar Rp12 ribu per kilogram.

Sementara, untuk saat ini, harga gula pasir berkisar dari Rp14 ribu sampai Rp16 ribu per kilogram dipasaran.

Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disdag Kota Makassar, Ikhsan NS mengungkapkan, dengan adanya pedistribusian itu, diharapkan gula pasir yang dijual oleh pedagang di pasaran bisa kembali normatif.

“Kita harapkan gula pasir yang dijual pedagang ke masyarakat bisa kembali turun kembali dan tidak melebihi harga eceran tertinggi yaitu Rp12.500 per kilogramnya,” ujar Ikhsan, ujar Iksan ke awak media, Rabu (12/2/2020) kemarin.

Selain itu, Iksan menambahkan dengan disebarkannya gula pasir ke dua pasar tradisional tersebut, dapat memudahkan pedagang agar tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi.

“Penyebaran gula pasir ke dua pasar tradisional ini, dapat memudahkan pedagang agar tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi,” imbuhnya.

Terakhir, Iksan menyatakan untuk menjaga pasokan gula agar kembali stabil, Iksan secepatnya akan melakukan koordinasi dengan para distributor.(andi)

Pos terkait