INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Makassar Raya, Basdir menegaskan akan membangun sinergi dengan Kejaksaan dan Kepolisian terkait polemik pasar sentral yang hingga kini belum terselesaikan.
“Kita akan mengajak dan menggandeng Kejaksaan maupun Kepolisian untuk duduk bersama, membahas proses penyelesaiannya. Karena kita tidak mau di sana itu ada yang jadi korban baik pedagang ataupun pengelolanya,” tegas Basdir, saat ditemui di Hotel Four Points, belum lama ini.
Untuk itu, kata Basdir, langkah awal yang akan dilakukan, dengan memanggil pihak pengelola serta kelompok-kelompok pedagang yang ada di pasar sentral.
Basdir meyakini, upaya tersebut sebagai pondasi dasar untuk mengetahui proses kedepan sehingga masalah tersebut dapat terselesaikan secara aman dan damai tanpa ada yang harus dikorbankan.
“Dalam waktu dekat kita akan panggil semua pihak untuk lebih mendalami apa persoalan-persoalan yang ada di sana. Supaya tidak ada kerugian negara dan tidak ada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Sementara, anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar, Mario David mengatakan masalah pasar sentral disebabkan karena masih terjadinya dualisme asosiasi.
“Sebagian sudah oke dan sebagian besar masih ada yang belum. Kalau soal itu kami akan coba melakukan pertemuan lagi untuk merampungkan semua keinginan,” ungkap Mario, di kantor DPRD Makassar, Jum’at (7/2/2020).
Selain itu kata Mario, pedagang menganggap besaran harga sewa di pasar tersebut dianggap mahal. Karena itu menurutnya, harus musyawarah mufakat sehingga dapat terselesaikan sebagaimana yang diharapkan.(andi/riel)





