PSM Tak Ingin Kalah Lagi

Ferdinand Sinaga striker PSM Makassar.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR —– Pelatih PSM, Bojan Hodak tak ingin lagi mengulang hasil buruk di laga kedua Grup H Piala AFC 2020 saat menghadapi Shan United di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020) besok. Kekalahan 1-2 dari Tampines Rovers di Stadion Jalan Besar, Rabu (12/2/2020) tentu menjadi pelajaran bagi pelatih asal Kroasia ini.

Tuntutan menang memang menjadi beban bagi Hodak. Apalagi sejumlah pemain pilarnya terpaksa absen di laga ini karena akumulasi kartu dan cidera.  Tapi Hodak mengaku tidak galau. Ia malah bersikap biasa-biasa saja. Sebab masih ada sejumlah pemainnya yang siap dimainkan.

Bacaan Lainnya

“Saya punya 32 pemain. Selain pemain yang terpaksa absen karena cedera dan akumulasi, semua yang tak ada masalah siap dimainkan,” tegas Hodak pada sesi jumpa media Selasa (25/2/2020) jelang laga kedua Grup H Piala AFC 2020.

Tekad serupa diumbar striker PSM Ferdinand Sinaga. Pemain yang sudah mengoleksi lima gol di Piala AFC 2020 ini berjanji akan bermain maksimal dan siap kembali mencetak gol.

“Saya siap bermain. Bahkan ditempatkan  di posisi mana pun. Tergantung pelatih,” tegas ayah tiga anak ini

Menghadapi tuan rumah yang menyandang nama besar dan sejarah panjang di Liga Indonesia tidak membuat pelatih Shan United, Aung Naing, keder dengan PSM Makassar.

‘’Di laga pertama kami kalah. Tapi kali ini kami datang untuk meraih poin,’’ tegas Aung Naing

Demi mewujudkan ambisinya Aung menegaskan skuatnya akan bermain normal saat menghadapi tuan rumah PSM. Aung  mengaku sudah mempelajari rekaman pertandingan PSM. Karena itu ia bertekad tak ingin bernasib seperti pada laga perdananya menghadapi Kaya FC dimana Shan takluk 2-0.

‘’Kami sadar bahwa PSM punya nama besar dan sejarah panjang di pentas Liga Indonesia. Bermain di kandang sendiri tentu punya nilai lebih. Namun kami akan bermain normal demi meraih poin,” ujar Aung.

Aung pun mengungkapkan, skuatnya juga tak memikirkan absennya sejumlah pilar PSM karena cedera atau sanksi kartu.

“Sebuah klub kehilangan pemain adalah hal yang wajar. Tentu pelatih PSM sudah menyiapkan strategi untuk mengantisipasinya,”kata Aung.(riel)

Pos terkait