INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Komisi Aperatur Sipil Negara (KASN) bekerja sama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Badan Kepegawaian Negara menggelar ‘Kampanye Publik dan Deklarasi Netralitas di Jl. Boulevard, Kota Makassar, Ahad (8/3/2020).
Kegiatan kampanye tersebut bertujuan memberikan sosialisasi dan mendorong ASN, masyarakat, media dan pemangku kebijakan bersikap netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Ketua KASN, Agus Pramusinto mengatakan, netralitas ASN akan kembali diuji dalam pergelaran Pilkada serentak 2020.
“Apabila tidak disikapi dengan tepat melalui langkah-langkah pencegahan serta penindakan tegas, bisa menjadi pelanggaran netralitas ASN akan makin bertambah,” ujar Agus.
Agus menambahkan, setiap tahun menerima banyak pengaduan pelanggaran netralitas ASN. Jumlah malah makin bertambah.
“Tahun 2018 terdapat 508 pengaduan, dengan total ASN yang terlibat 985 orang dan pada tahun 2019 terapat 386 laporan pengaduan dengan total yang terlibat sebanyak 528 orang,” ungkap Agus.
Untuk itu ia menegaskan, kedepannya akan melakukan pengawasan secara ketat dengan bekerja sama beberapa lembaga.
“Kedepan kita harus awasi betul pelanggaran netralitas ASN, kuncinya adalah melalui kegiatan pencegahan dan berkolaborasi dengan lembaga mitra terkait,” tegas Agus.
Selain itu, dalam momentum kampanye publik dan deklarasi ini, KASN mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi melakukan penandatangan pengawasan netralitas ASN. (andi)





