Pemkot Makassar Tracing 8 Travel dan Pantau 600 Orang

  • Whatsapp
ILUSTRASI. Jamaah umroh. (IST)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –— Sejumlah travel umrah di Makassar yang baru saja memulangkan jemaahnya terus dilacak oleh tim yang dibentuk oleh Pemeringtah Kota Makassar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di Makassar.

Pejabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan bahwa proses tracing tersebut dilakukan untuk melacak keberadaan orang-orang yang pernah kontak dengan pasien positif virus corona di Makassar yang sudah meninggal dunia. Sedikitnya ada delapan travel umroh.

Pasien tersebut diketahui positif virus corona sepulang dari umrah di Arab Saudi. Selain itu, satu pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona kata Iqbal juga meninggal dunia sepulang dari umrah.

“Yang PDP ini sama korban (positif) yang meninggal sama-sama pulang dari umrah,” kata Iqbal saat diwawancara di Baruga Rujab Wali Kota Makassar, Selasa (24/3/2020).

“Yang kami tracing sekarang ini ialah semua travel lebih 8 yang baru-baru memulangkan jemaahnya. Ini yang kami berusaha mendapatkan data semua jemaah dari travel tersebut,”  kata Iqbal seperti dikutip Kompas.com, Rabu (25/3/2020).

Iqbal mengatakan selama proses tracing yang dilakukan Dinas Kesehatan, sudah ada hampir 600 orang di Makassar yang sedang dalam pemantauan. Mereka diminta untuk menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sementara saat ini total ada 30 pasien dalam pengawasan yang telah dan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit di kota Makassar.

“Kami sudah kirim petugas kesehatan ke rumahnya untuk mengecek supaya jangan sanpai mereka melakukan kontak dengan petugas medis tanpa memberitahukan statusnya bahwa mereka orang dalam pemantauan,” ujar Iqbal.

Iqbal mengatakan bahwa hingga saat ini hasil pemeriksaan laboratorium satu pasien PDP virus corona yang meninggal dunia pada Senin (23/3/2020) malam belum keluar.

Sebelumnya diberitakan satu pasien dalam pengawasan ( PDP) virus corona meninggal dunia di Rumah Sakit Grestelina Makassar, Senin (23/3/2020).

Menurut Iqbal, pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan umrah di Arab Saudi. “Semalam seorang PDP meninggal dunia di Grestelina. Laki-laki dengan usia 55 tahun,” kata Iqbal dalam keterangan resminya, Selasa (24/3/2020). (riel)

Pos terkait

https://infosulsel.com/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-26-at-22.10.45.jpeg

Tinggalkan Balasan