Sejak Pandemi Corona Stok Darah di PMI Makassar Menipis

ILUSTRASI. Stok darah menipis di PMI Kota Makassar.(IST)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Sejak merebaknya Virus Corona (COVID-19), stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar ikut menipis. Pemberlakuan kebijakan sicial distancing atau pembatasan kegiatan massal dan mengisolasi diri di rumah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona, berdampak terhadap ketersediaan darah. Yang tersisa hanya 1.066 kantong.

Hal itu diakui Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal kepada wartawan usai menggelar temu media saat melaunching gerakan cepat tanggap penyebaran virus Corona (Covid-19) Yamaha-PMI Peduli, Ahad (29/3/2020) sore  di Aula Markas PMI, Jalan Kandea.

Bacaan Lainnya

“Kita hanya punya stok 1.066 kantong. Jumlah tersebut boleh dibilang menuju kritis, tidak normal,” ujar Syamsu Rizal saat jumpa pers di Aula PMI Makassar, Jl. Kandea, kota Makassar, Ahad (29/03/2020).

Menurut mantan Wakil Walikota makassar yang lebih suka disapa Deng Ical itu, secara nasional idealnya ketersediaan stok darah 1.500 kantong. Itu  untuk persediaan 10 hari.

Sementara, menurut standar Organsasi Kesehatan Dunia atau Worl Health Organization (WHO) persediaan tersebut hanya untuk empat hari.

Tadak hanya itu. Stok trombosit juga sudah tidak ada. Hal ini disebabkan karena banyak masyarakat yang saat ini hanya berdiam diri di rumah lantaran ada larangan untuk berkegiatan di luar.

‘’Sehingga, pendonor pun ikut berkurang. Khusus untuk komponen trombosit itu semua kosong,” ungkap Deng Ical.

Untuk mengantisipasi krisis stok darah, ia membutuhkan pendonor agar kebutuhan darah bisa kembali terpenuhi.  Karena itu ia berharap masyakarat agar mau menyumbangkan darahnya agar masyarakat yang membutuhkan darah bia terbantu.

PMI Kota Makassar lanjut Ical telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang agar para pendonor mau mentransfusikan darahnya.

“Makanya kami minta tolong kepada media untuk menyampaikan kepada para pendonor untuk mendonorkan darahnya. Kami sudah siapkan penyemprotan dan vitamin untuk mereka yang mau mendonor,” katanya. (andi/riel)

Pos terkait