Ternyata Baru 2000 Paket Sembako yang Dibagi oleh Dinsos Makassar ke Masyarakat

  • Whatsapp
Kadis Sosial Mukhtar Tahir (tengah) berbincang dengan dua anggota DPRD Kota Makassar di ruang paripurna DPRD Makassar.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR —– Ternyata bantuan sosial berupa paket sembako bagi masyarakat tedampak covid-19 di Kota Makassar yang sudah terdistribusi baru sekitar 2000-an paket. Sementara data masyarakat calon penerima yang sudah tervalidasi sekitar 50-an ribu.

Hal tersebut dijelaskan Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Mukhtar Tahir saat dihubungi via telepon selulernya, Rabu (23/4/2020) malam. Menurut rencana pihaknya kembali akan mendistribusikan sembako tersebut ke masyarakat yang berhak menerima pada Sabtu (25/4/2020).

Bacaan Lainnya

”Ini kita baru uji coba saja. Yang sudah terdistribusi itu baru sekitar 2.000-an. Insya Allah Sabtu (25/4/2020) kita mulai lagi membagikan ke masyarakat terdampak covid-19,” jelas Mukhtar Tahir.

Alasan Mukhtar tidak mendistribusikan pakset sembako tersebut pada Kamis (24/4/2020) besok, karena bertepatan hari pertama puasa. Untuk pendistribusian sembako selanjutnya akan dibagikan 1000 paket ke masing-masing kecamatan.

Mukhtar menargetkan 60 ribu paket sembako yang disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) makassar akan selesai pekan depan.

”Target kami bisa selesai lima hari. Nanti masing-masing kecamatan akan kami distribusikan 1000 paket. Begitu seterusnya sampai selesai,” jelas Mukhtar.

Menurut Mukhtar, pendistribusian sebako ini memang agak lama. Alasannya, karena satu paket sembako tersebut cukup berat. Isinya ada beberapa jenis bahan pokok. Di antaranya beras 10 kg, mie instan, gula pasir, minyak goreng, susu dan ikan kaleng, sabun mandi, sabun cuci pakaian, pasta gigi, dan sabun cuci piring. Agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kerumunan warga, penyaluran bantuan sembako tersebut dilakukan dengan sistem door to door.

”Penerima paket sembako itu juga harus jelas. Harus difoto untuk dokumentasi dan penerima harus tandatangan. Belum lagi pendistribusiannya yang dilakukan door to door dan bertahap Karena itu masyarakat juga harus sabar. Karen kami juga harus hati-hati. Sebab ini semua harus kami pertanggungjawabkan,” tegas Mukhtar.

Penyaluran bantuan sosial ini diperuntukkan bagi warga yang paling terkena dampak dengan adanya pembatasan sosial. Diantaranya tukang becak dan pemulung. Selain itu, tenaga kerja yang di-PHK atau dirumahkan juga diprioritaskan mendapat bantuan tersebut.

”Kita harapkan jika ada yang belum dapat tidak usah gelisah, tinggal dilaporkan saja ke kami. Semua yang berhak akan dapat bantuan,” sebut Mukhtar.

Sementara itu Ketua Badan Anggaran yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali meminta kepada Pemkot Makassar untuk tidak mengulur-ulur waktu untuk mendistribusikan bantuan sosail kepada masyarakat.

”Saya sudah tegaskan kepada Pemkot Makassar untuk tidak menunda terlalu lama bantuan sembako ke masyarakat. Harus segera dibagikan ke masyarakat. Apalagi ini sudah masuk bulan Ramadhan. Kasian masyarakat sudah menunggu untuk keperluan puasa,” kata politisi asal partai Demokrat yang akrab disapa ARA ini.(riel)

Pos terkait