INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –— Pasien Covid-19 tertua di Korea Selatan bahkan di dunia yang berusia 104 tahun berhasil sembuh dari infeksi virus corona. Ia bahkan sudah dipulangkan dari rumah sakit pada hari Jumat (15/5/2020).
Choi Sang-boon meninggalkan Pohang Medical Center, ketika jumlah pasien yang dirawat karena Covid-19 di Korea Selatan turun menjadi kurang dari 1.000 orang untuk pertama kalinya setelah lebih dari dua bulan.
Melansir, SCMP (15/5/2020) Yoon Tae-ho, seorang pejabat kesehatan senior yang dikutip Kompas.com mengatakan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di negara itu sekarang berkurang menjadi tiga digit. Ini pertama kali turun di bawah 1.000 sejak 26 Februari.
“Jumlah pasien yang dirawat sekarang berada pada tingkat manajerial untuk sistem medis negara.Ini berarti sistem perawatan telah memasuki fase stabil untuk melawan wabah virus corona,” kata dia.
Petugas kesehatan memasang spanduk perayaan untuk Choi, yang telah dirawat di rumah sakit selama 67 hari, dan memberinya buket bunga untuk memberi selamat atas kepulangannya.
“Kami semua bersyukur karena dia telah menjalani perawatan panjang untuk kembali ke kehidupan normal,” kata Ham In-suk, kepala pusat medis Pohang Medical Center.
Choi menjadi pasien Covid-19 ke-291 yang berhasil pulih dan dipulangkan dari Pohang Medical Center. Ham, menambahkan bahwa saat ini masih ada 31 pasien lainnya yang masih dirawat.
Perempuan berusia 104 tahun itu, dideteksi positif mengidap Covid-19 pada 8 Maret lalu. Choi termasuk pasien yang berasal dari klaster panti jompo di Kota Gyeongsan dekat Daegu, yang pernah menjadi pusat epidemi Korea Selatan.
Selain Covid-19, Choi sebelumnya juga telah menderita radang usus, penurunan kesadaran dan tekanan darah rendah saat di rumah sakit. Menurut para perawat, Choi sangat baik dan ramah. Dia sering menyatakan rasa terima kasihnya kepada staf medis yang tinggal di sisinya sepanjang waktu.
Korea Selatan melaporkan 27 kasus virus corona baru pada hari Jumat (15/5/2020), 22 di antaranya adalah infeksi lokal yang sebagian besar berasal dari Itaewon, sebuah distrik hiburan di Seoul.
Sampai saat ini, pasien yang berasal dari klaster Itaewon diperkirakan mencapai lebih dari 130 orang. Secara total, Korea Selatan telah melaporkan lebih dari 11 ribu kasus infeksi virus corona, dengan 260 kematian.
Sementara itu, terkait kemunculan klaster baru ini, Presiden Korea Selatan mendesak warganya untuk tidak mengendurkan kewaspadaan mereka terhadap pandemi dan tidak panik atau pun takut tentang klaster infeksi baru di negara itu. (riel)





