INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Makassar, Abdul Wahab Tahir menyampaikan konsolidasi adalah kunci membangun sinergi antara eksekutif dengan legislatif.
Hal itu diungkapkan usai menghadiri pelantikan Prof Yusran Jusuf sebagai Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Rabu (13/5/2020).
“Kita bisa kerja sama kalau pengambilan kebijakannya itu dengan kompromi. Pemerintahan ini soal membangun komunikasi,” ujar ketua komisi D DPRD Makassar itu.
“Pak gubernur tadi menekankan konsolidasi. Inikan yang selama ini tidak jalan. Makanya pak Yusran dititipi untuk konsolidasi,” tambah Wahab.
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dalam sambutannya berharap kepada seluruh anggota DPRD Makassar untuk mendukung Prof Yusran menjalankan roda pemerintahannya.
Kata Wahab, selama kepentingan rakyat pasti akan ia sokong. Bahkan di tengah pandemi Covid-19 ini keterlibatan legislatif sangat aktif mendukung Pemkot Makassar.
“Pak gubernur minta dukungan legislatif . Kalau soal kepentingan rakyat, kenapa tidak. Apa sih yang tidak kami lakukan yang bukan kepentingan rakyat? Di pandemi saja ini kami juga berbuat banyak untuk rakyat,” jelasnya.
Olehnya itu, legislator dari fraksi Golkar ini berharap, secepatnya pemerintah kota melakukan komunikasi ke legislatif tentang gambaran evualuasi saat dijabat oleh Iqbal S Suhaeb.
“Langkah yang baik untuk dilakukan Pj walikota adalah secepatnya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya membangun komunikasi dengan DPR. Kita gambarkan, kita sampaikan evaluasi kita apa yang kurang selama ini,” ungkapnya.
Dia berharap kerja sama demi kepentingan rakyat. Ia juga menyoroti jajaran ASN di kota Makassar terkait netralitas.
”Tidak boleh ASN itu ditarik dengan berbagai macam kepentingan yang pada akhirnya mengorbankan ASN itu sendiri,” tegas Wahab.(andi/riel)





