INFOSULSEL.COM, MAKASSAR–-Masa pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Makassar akan berakhir, Kamis (7/5/2020) besok. Namun masa berlakumnya diperpanjang 14 hari lagi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah meneruskan usulan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kepada Kementerian Kesehatan terkait perpanjangan PSBB 14 hari kedepan.
Rencana itu disampaikan Gubernur Nurdin Abdullah. Namun ia memberikan sejumlah catatan dan evaluasi selama pemberlakuan PSBB. Dia menyebut rendahnya kepatuhan masyarakat menjadi poin utama mengapa PSBB dianggap belum efektif.
“Selama 14 hari, PSBB Makassar ini boleh dikata tingkat kepatuhan kita masih sangat rendah. Karena itu perpanjangan ini kita lakukan. Tapi dengan catatan, pertama, semua petugas yang ada di lapangan bisa lebih santun,” kata Nurdin di rumah jabatannya di Makassar, Rabu (6/5/2020).
Dia mengingatkan bila ada yang keliru di lapangan, maka petugas keamanan wajib meluruskan. Seluruh petugas keamanan agar wajib berlaku santun kepada masyarakat. Nurdin meminta penindakan terhadap pelanggaran PSBB yang dilakukan masyarakat sebaiknya mengutapaman cara yang persuasif.
“Punishment boleh tapi tidak dengan kata-kata yang menyakitkan. Orang yang dihukum itu butuh sentuhan. Tapi saya berharap saat PSBB diberlakukan, ekonomi masyarakat juga bisa bergerak,” katanya.
Untuk menjaga ekonomi agar bisa terus bergerak, Nurdin meminta kepada Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb untuk mengundang semua pemilik toko usaha di Makassar. Terutama toko yang memiliki karyawan dalam jumlah besar.
Menurut Nurdin, toko, terutama dengan tenaga kerja banyak bisa tetap buka. Apalagi di saat seperti sekarang, orang-orang perlu berbelanja menjelang lebaran.
“Karena ini kan mau lebaran. Toko ditutup semua, orang belanja di mana. Makanya semua toko-toko terutama yang punya tenaga kerja banyak ini harus kita tetap buka tapi dengan catatan protokol kesehatan harus tetap dijaga seperti masker, jaga jarak, di depan ada wastafel, hand sanitizer, dan thermal scanner,” ucapnya seperti dikutip idntimes.com.
Menurut Nurdin, tugas pemerintah sekarang adalah menyelamatkan usaha-usaha yang sudah hampir bangkrut atau hampir tutup.
“Ini harus kita selamatkan. Cara kita selamatkan, kita support, jangan justru tambah dipojokkan,” katanya.
Oleh karena itu, dia meminta masyarakat tidak perlu panik dengan pemberlakuan PSBB sebab pihaknya juga telah melakukan evaluasi. Selama PSBB di Makassar, Nurdin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya di Kota Makassar yang merasa tidak nyaman dengan perlakuan petugas.(riel)





