PDAM Kota Makassar Alami Penurunan Pendapatan hingga Rp1 M

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Merebaknya penyakit Covid-19 memberikan dampak ekonomi bagi para pemilik usaha, tak terkecuali Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Kepala Bagian Humas PDAM Kota Makassar, Muh Rusli mengatakan, pihaknya mengalami penurunan pendapatan hingga hingga Rp 1 milliar.

Bacaan Lainnya

Ini kata Rusli, disebabkan penurunan jumlah konsumsi air, khususnya bgai mal dan hotel di Kota MMakassar.

“Itu karena terjadi penurunan konsumsi air akibat mal dan hotel ditutup selama pandemi Covid-19. Padahal itu sumber pendapatan terbesar perusahaan,” kata Rusli, Kamis (4/6/2020).

Rusli mengatakan, pemakaian rumah tangga tidak banyak memengaruhi pendapatan perusahaan. Sebab, penggunaannya hanya 25 meter kubik perbulannya.

“Sementara itu, kalau mal dan hotel bisa mencapai ratusan meter kubik perbulan. Bisa menutupi pemakaian rumah tangga yang kadang-kadang cuma 20 meter kubik perbulan,” sambung Rusli.

Selain itu, Rusli menyebutkan, kenaikan harga alat penjernih air turut mempengaruhi pendapatan perusaan, karena untuk prosesnya butuh biaya lebih akibat mata uang Dolar yang menguat terhadap mata uang rupiah.

“Kita harus mengeluarkan biaya lebih untuk proses penjernihan air, karena alatnya juga itu mengalami kenaikan sementara harus diimpor dari luar negeri,” jelasnya.

(andi)

red: gun

Pos terkait