INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Inovasi terus dilakukan Pemkot Makassar guna memutus mata rantai penyebaran virus corona. Salah satunya, mengeluarkan panduan kesehatan.
Istilah tersebut dinamakan dengan low contact hight immunity (mengurangi kontak, meningkatkan imun) yang rencananya akan diluncurkan pada 6 Juni mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan secara umum panduan tersebut mengatur berbagai cara lifestyle (gaya hidup) untuk meningkatkan imun.
“Nanti kita launching tanggal 6, ini sementara baru kita susun berbagai paduannya,” ungkap Naisyah, di Balaikota Makassar, Selasa (2/6/2020).
Naisyah menyebutkan, konsep tentang low contact hight immunity ini mengatur pola dan rekomendasi konsumsi makanan lokal yang meningkatkan imun hingga gerakan tubuh, seperti senam dan olahraga lainnya.
“Tetap mengacu pada protokol kesehatan, tapi ditambah seperti aktivitas fisik, olahraga. Mengonsumsi jahe dan sebagainya,” sambungnya.
Lebih lanjut, panduan kesehatàn ini, disusun dari berbagai lintas sektoral yang ahli kemudian bisa lahir menjadi acuan masyarakat.
“Disusun dari para ahlinya. Misalkan mengonsumsi jahe, sebagai produk lokal itu yang atur ketahanan pangan. Gerakan senam itu Diaspora yang atur,” ungkapnya.
Salah satu bocoran dari panduan tersebut, memuat kantor-kantor instansi akan diatur pada jam tertentu untuk melakukan gerakan tertentu, seperti senam.
“Pada jam-jam tertentu, misalnya jam 10, diputar musik, semua harus berdiri dekat mejanya bergerak,”pungkasnya. (andi/riel)





