INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Di saat masyarakat Indonesia tengah diperhadapkan dengan merebaknya Covid-19 seorang kader Partai Demokrat Subur Sembiring justeru berusaha mencari panggung dengan cara yang tidak populer.
Manuver Subur pun memantik reaksi para kader partai berlambang segitiga mercy di seluruh pelosok negeri. Tak terkecuali kader Demokrat di Kota Makassar.
Meski begitu Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Makassar Adi Rasyid Ali menanggapi santai gaya politik Subur yang dianggapnya seperti kekanak-kanakan.
Malah ARA, sapaan adik kandung politisi senior yang juga salah satu deklarator nasional Partai Demokrat, pendiri dan Ketua DPD Partai Demokrat pertama di Sulsel, A Reza Ali menduga otak Subur Sembiring tengah terpapar virus corona sehingga cara berpikirnya sudah tidak rasional lagi.
‘’Kalau saya tidak perlu ditanggapi serius. Karena saya menduga kemungkinan otaknya si Subur ini lagi terpapar covid-19. Karena itu perlu dilakukan rapid test atau sekalian diswap corona,” kata ARA kepada INFOSULSEL.COM, Sabtu (13/6/2020).
Adik bungsu politisi senior asal Sulsel, Reza Ali ini juga meragukan kecerdasan dan kepiawaian Subur dalam berpolitik. Alasan ARA, manuver dan provokasi Subur yang bertujuan untuk menggoyang dan memecah belah Partai Demokrat, justeru terbalik.
‘’Malah kader Demokrat di seluruh Indonesia makin solid. Karena itu saya menilai Subur ini bukanlah seorang politisi yang cerdas. Justeru kebodohannya itu saya mewakili DPC Partai Demokrat Makassar meminta kepada Pengurus DPP Demokrat untuk memecat Subur Sembiring dan konco-konconya,” tegas legislator DPRD Kota Makassar tiga periode ini.
Pengakuan Subur yang konon mengaku-ngaku sebagai salah satu pendiri dan deklarator partai Demokrat juga dipertanyakan.
‘’Kalau dia kader tulen Demokrat seharusnya dia menunjukkan sikap dewasa dan humanis, nasionalis dan religius seperti apa yang ditunjukkan selama ini oleh pendiri Partai Demokrat, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono,” kata ARA.
Kepada pengurus DPP Partai Demokrat, ARA menegaskan untuk tidak terpengaruh dengan manuver politik Subur dan kawan-kawan.
‘’Seluruh kader Demokrat, khusunya di Kota Makassar tidak terpengaruh dengan provokasi si Subur. Kami bahkan sudah menyatakan sikap untuk tetap solid mendukung kepengurusan DPP partai Demokrat hasil Kongres V Maret 2020, yang dikomandoi Agus Harimurti Yudhoyono,” kata ARA.
Sikap tegas ini disampaikan ARA menyikapi manuver Subur yang menyatakan Kongres V Partai Demokrat tidak memiliki legitimasi kuat karena tidak mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM.
‘’Kami di Makassar khususnya dan Sulsel pada umumnya tidak akan terprovokasi dengan manuver si Subur. Lagian kami juga tidak kenal siapa sih Subur Sembiring itu? Dia bukan siapa-siapa koq,’’ tegas ARA.
Menurut ARA Ketua Umum AHY dan kepengurusan DPP saat ini adalah produk sah Kongres V Partai Demokrat. Bagi dia, itu tidak bisa ditawar-tawar lagi.
‘’Dan saya pastikan kepengurusan hasil kongres V Partai Demokrat resmi berbadan hukum,” kata ARA yang didampingi Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Makassar AbdiAsmara.
Ia meminta agar pengurus DPP dapat segera menindak tegas kader yang telah melakukan pengkhianatan, merusak citra dan marwah partai seperti Subur Sembiring.
“Saya kira tidak perlu ditawar lagi. Bagi saya tidak ada tempat bagi kader penghianat di Demokrat. Kami minta DPP tidak hanya memecat dengan mencabut KTA-nya, jika dipandang memenuhi unsur pidana, agar dilaporkan kepada pihak berwajib,” pekik ARA.(riel)





