INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Bakal calon Walikota Makassar, Dr. Sukriansyah S Latief dan Iqbal Jalil menghadiri tahapan fit and propert test yang digelar oleh DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan, di lantai 5 Hotel Claro, Sabtu (6/6/2020).
Tahapan fit and proper test bakal calon kepala daerah ini berlangsung 6 Juni hingga 12 Juni 2020 diikuti oleh calon kepala daerah 12 kabupaten/kota se Sulsel.
Kepada awak media, bakal calon walikota makassar ini menegaskan siap memimpin Kota Makassar dalam situasi apapun, apalagi di tengah kondisi Pandemi covid-19.
”Memimpin Makassar kedepan harus punya strategi yang mumpuni, punya ketegasan agar mampu membawa Makassar lebih produktif termnasuk di tengah pendemi Covid-19,” katanya.
Menurut dia, Makassar kedepan akan berada pada situasi New Normal. ”Akan ada pola hidup baru akibat wabah corona. Kita harus punya konsep mitigasi bencana agar bisa keluar lebih cepat dari wabah Covid-19. Juga harus bisa menggerakkan ekonomi lebih produktif, mengingat Makassar adalah barometer ekonomi di Indonesia Timur,” jelas dia.
Seperti UQ, Iqbal Jalil juga berharap bisa mendapat mandat dari partai berlambang segitiga mercy untuk dijadikan kendaraan politiknya maju jadi calon walikota Makassar.
“Kehadiran saya ikut fit and proper test di Demokrat adalah bentuk keseriusan saya menjadi bagian dari bakal calon walikota yang diusung partai Demokrat,” ujarnya kepada media.
Menurut dia, semua berhak untuk melakukan komunikasi politik meski pada akhirnya nanti kita lihat, siapa yang akan ikut bagian dari kontestasi di pilkada,” sambungnya.
Idje, sapaan mantan legislator DPRD Kota Makassar dari PKS ini tetap optimis maju sebagai calon walikota. meski begitu ia tidak menampik jika harus ditakdirkan jadi 02.
“Nanti biar Allah yang mentakdirkan mau 01 atau 02. Yang jelas kita bagian dari itu,” katanya.
Ije mengaku komunikasi dengan partai sudah berjalan. Bahkan hampir semua partai. ”Tingga cara mainnya saja. Biarlah Allah yang menentukan akhirnya,” sebut Ije.(andi/riel)






