INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Mengantongi dua rekomendasi form B-1-KWK dari koalisi partai Gerindra dan NasDem, pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi dipastikan menjadi kandidat perhelatan Pilwalkot Makassar 9 Desember 2020 mendatang.
Duet dengan jargon ‘ADAMA’ ini telah memenuhi persyaratan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dimana telah mengontrol partai politik Gerindra 5 kursi dan NasDem 6 kursi di parlemen Makassar.
Meski demikian, pasangan ini dinilai masih memiliki kekurangan, utamanya terhadap figur Fatmawati yang baru berpolitik di Kota Makassar, terlebih di sejumlah survei elektabilitas dan pupolaritasnya masih sangat rendah.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) NasDem Makassar, Mario David mengaku dan sudah menyiapkan rangkaian persiapan untuk memperkenalkan persona Fatma di warga kota Makassar.
“Ibu Fatma akan kita turunkan nanti, kita akan bawa menyentuh ke simpul-simpul dan tokoh masyarakat,” ujar Mario David, Jumat (17/7/2020).
Menurut Mario, meskipun lemah dalam perpolitikan di Kota Makassar, Fatma merupakan tokoh politik perempuan yang punya nama di kancah nasional.
Untuk itu, NasDem hanya tinggal mempersiapkan strategi pemenangan dengan matang.
“Sebentar malam kami akan melakukan konsolidasi awal dengan ibu ketua DPD Nasdem Makassar, kemudian strategi sudah kita siapkan semua tinggal kita ke lapangan,” pungkasnya.
Sebelumnya, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) Firdaus Muhammad mengatakan, mantan kandidat di Pilkada Sidrap 2018 itu ialah orang baru berpolitik di Kota Makassar.
“Itukan hanya pakai nama Rusdi Masse (Ketua DPW NasDem Sulsel) saja. Itupun tidak terlalu bagaimana (kiprah politiknya) di Makassar. Kalau (perpolitikan di) Sulsel mungkin iya (ada dampaknya), apalagi kan (RMS) mantan Bupati Sidrap,” katanya yang belum lama ini. (andi)





