Outlook Wisata Bahari Sulawesi Selatan

Berbicara soal ragam produk wisata bahari, sebaran terumbu karang yang ada di Sulsel merupakan bagian dari segi tiga terumbu karang dunia. Pusat rehabilitation terumbu karang di Indonesia terdapat di pulau Badi Pangkajene Kepulauan (Pangkep) yang saat ini menjadi pusat studi terumbu karang dunia.

Inventory spesies bawah laut yang banyak dan beragam tersebar di perairan Sulsel. Sebaran pulua-pulau pasir putih yang dekat dan aman. Dukungan aksesbilitas yang mudah dan cepat, serta kesiapan masyarakat untuk diberdayakan dalam program community base tourism (CBT)

Bacaan Lainnya

Upaya upaya promosi sudah dimaksimalkan oleh stakeholders terkait dalam menghadirkan potensi wisata bahari khususnya produk spermode untuk sejajar dengan produk wisata bahari provinsi lainnya.

Variasi paket harus dielaborasi sesuai selera pasar yang kompetitif agar distributi belanja wisata dapat dinikmati oleh daerah sekitar destinasi.

Pulau Khayangan, Pulau Samalona, Pulau Keke, Pulau Badi hingga Kapoposang merupakan identitas spermode yang bisa di sejajarkan dengan Bunaken, Wakatobi, dan Teluk Cendrawasih. Dengan tingkat kunjungan domestik yang mencapai 7 juta lebih serta Mancanegara masih di bawah 250 ribu wisatawan, akan sangat memungkinkan untuk mengajak mereka berinteraksi ke spermode sebagai jawaban atas durasi tinggal selama berada di Sulsel, khususnya di Makassar.

Penyajian informati produk wisata bahari yang dikemas dalam variasi paket serta disajikan ke seluruh ruang digital merupakan strategic untuk bersaing dan mempengaruhi  calon wisatawan di luar sana.

Nama besar spermode, Selayar dengan Taka Bonerate dan Bira, menjadi modal bagi Sulsel untuk manfaatkan posisi strategi sebagai  hubungan wisata bahari Indonesia timur.

Apalagi sebanyak kab/kota pesisir akan diasistensi oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulsel untuk diperkenalkan potensinya ke seluruh penjuru pasar.

Tanggung jawab selanjutnya adalah menjaga daya dukung lingkungan laut dalam melibatkan seluruh elemen masyarakat pesisir dan pulau-pulau untuk menjaga lingkungan serta konservasi.

Lingkungan laut yang akan senantiasa memproduksi keindahan bawah laut serta potensi perikanan akan memberi manfaat ekonomi yang besar dan sistemik bagi masyarakat dan daerah ini.(**)

  • Andi Januar Jaury Dharwis
  • Pemerhati Pariwisata dan Kemaritiman
  • Anggota DPRD Provinsi Sulsel  

Pos terkait