PAN Pertanyakan Selisih Rp 170 M di LPJ Walikota Makassar, Hasanuddin Leo : Ada Nilai Abal-abal di APBD 2019

Hasanuddin Leo anggota Fraksi PAN DPRD Kota Makassar.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Tak hanya itu, fraksi PAN juga mengkritisi realisasi pendapatan daerah yang hanya mencapai Rp 3,66 Triliun dari target Rp 4,05 Triliun.

Menurut fraksi PAN, pendapatan disusun berdasarkan perhitungan potensi dan dibangun dari asumsi yang rasional dengan mempertimbangkan variabel-variabel yang berpengaruh, baik internal maupun eksternal atau dengan menggunakan metode analisis SWOT.

Bacaan Lainnya

“Dengan tidak tercapainya target pendapatan, sudah dipastikan bahwa beberapa program kegiatan yang sudah dibahas dan disepekati bersama untuk kebutuhan masyarakat kota Makassar, tidak terealisir,” cetusnya.

Selain itu, fraksi PAN juga menyoroti terkait realisasi belanja daerah yang dinilainya hanya sebatas retorika.

“Kalau bukan retorika, seharusnya pemerintah kota Makassar wajib menumbuhsuburkan UKM sebagai subyek, bukan obyek atau penonton,” tegas dia.(andi/riel)

Suasana rapat paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2019 di ruang paripurna lantai 3 DPRD Kota Makassar, Senin (20/7/2020).(FOTO: SRI SYAHRIL)

Pos terkait