Peristiwa ini menimbulkan berbagai macam spekulasi yang berkembang di masyarakat. Beberapa dari mereka ada yang mengatakan bencana terjadi karena adanya pembalakan liar.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, polisi akan melakukan penyelidikan terkait penyebab bencana banjir yang terjadi Luwu Utara.
Ibrahim masih enggan berkomentar terkait adanya dugaan pembalakan liar di daerah hulu.
“Akan kita lidik dan cek,” kata Ibrahim.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulsel Muhammad Al Amin mengaku sedang melakukan identifikasi beberapa hal penyebab terjadinya banjir bandang di Luwu Utara.
“Jelas kelihatan terjadi penebangan hutan secara masif dan luas. Kemudian dilihat bagian atas, bagian hulu daerah hujan terjadi degradasi yang luar biasa,” kata Amin.
Ia bahkan menyebut ini murni bencana ekologis yang disebabkan oleh kerusakan lingkungan. Menurut dia, ada beberapa titik lokasi yang cenderung mirip dengan model pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit.(riel)






