INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –— Sebanyak 12 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menggelar Pilkada serentak 9 Desember 2020. Sementara di Indoensia ada 270 daerah. Dari jumlah tersebut 31 di antaranya berpotensi memunculkan calon tunggal dalam pemilihan kepala daerah. Dua di antaranya ada di Sulsel yakni Kabupaten Gowa dan Kabupaten Soppeng.
Di kabupaten Gowa pasangan sang petahana pasangan Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Mallaganni Karaeng Kio atau Adnan-Kio, nampaknya tak akan lawannya. Pasangan ini kembali maju di Pilbup 2020. Adnan-Kio mendeklarasikan diri dengan mengusung slogan ‘Doboloki’ yang artinya dobel.
Sementara di Kabupaten Soppeng Kaswadi Razak kembali akan maju. Ia akan berpasangan dengan Lutfi Halide. Pada Pilbup 2015 lalu ia berpasangan dengan Supriansa (Super). Kduanya menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Soppeng diawal tahun 2015.
Pasangan ini berhasil menjalankan roda pemerintahan dengan sangat harmonis dan merubah wajah Soppeng menjadi lebih baik melalui taghline “AKAR SUPER”. Selama dua tahun lebih, Supriansa membantu Kaswadi sebagai Wakil Bupati Soppeng. Keduanya lantas berpisah. Sebab Supriansa mendaftar sebagai caleg DPR RI dapil 2 dari Partai Golkar. Sejak terpilih sebagai anggota DPR RI, Supriansa tetap menjalin hubungan komunikasi yang harmonis layaknya dua sahabat dengan Kaswadi.
Pada Pilkada serentak 2020 baik Adnan di gowa maupun Kaswadi di Soppeng, tampaknya tidak bakal mendapatkan lawan kuat. Bahkan Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, menyebutkan kedua petahana ini bakal menjadi calon tunggal alias menantang kotak kosong.
Menurut Titi, jumlah calon tunggal di Pilkada 2020 meningkat hampir dua kali lipat bila dibandingkan pada Pilkada 2018 lalu. Saat itu, jumlah kandidat calon tunggal hanya 16 daerah.





