Di Sulsel Gowa dan Soppeng Berpotensi Calon Tunggal di Pilkada 2020

Pasangan Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Mallaganni Karaeng Kio kembali maju di Pilbup Gowa 2020. (IST)

Dalam diskusi yang sama, Peneliti Politik Dinasti, Yoes C. Kenawas, memaparkan data daerah yang mencalonkan calon tunggal atau bersaing dengan kotak kosong.

Data tahun 2015 hingga 2018, terdapat peningkatan yang cukup signifikan. Pada tahun 2015, ada 3 calon tunggal di 3 kabupaten/ kota. Kemudian pada tahun 2017, bertambah menjadi 9 calon tunggal dan pada tahun 2018 naik menjadi 16. Totalnya ada 28 kandidat yang tersebar di 7 kabupaten dan 2 kota. Dari 7 kabupaten dan 2 kota itu, hanya ada 1 calon tunggal yang kalah di satu kota, yaitu di Makassar.

Bacaan Lainnya

Pasangan Munafri Arifuddin dan Rachmatika Dewi hanya memperoleh suara sebesar 46,77 persen. Sedangkan yang memperoleh suara tertinggi yaitu di Jayawijaya, Papua, mencapai 99, 13 persen.

“Fakta calon tunggal atau kotak kosong dari 2015 sampai 2018 totalnya ada 28 kandidat. Itu tersebar di 7 kabupaten dan 2 kota, hanya 1 yang kalah yaitu di Makassar,” ujar Yose dalam diskusi yang sama.

Kemudian, dari 28 kandidat calon tunggal, 11 calon merupakan kandidat dinasti. Bila dipersentasekan, kandidat dinasti calon tunggal lebih sedikit jika dibandingkan kandidat non dinasti. perbandingannya 32 persen dan 68 persen.

“Dari 28 kandidat calon tunggal itu, 11-nya kandidat dinasti ya,” katanya.(*/riel)

Pos terkait