Anak Terjaring Razia Ibu Mengamuk

Ilustrasi operasi penerapan protokol kesehatan.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –— Seorang ibu mengamuk di depan sejumlah petugas setelah anaknya yang tidak memakai masker terjaring operasi yustisi protokol kesehatan di Makassar. Ibu yang tidak diketahui namanya ini menyangka putra semata wayangnya itu akan ditahan.

“Anak saya yatim, sudah tidak punya bapak, jangan ditahan dia kodong,” pinta ibu tersebut di depan petugas gabungan dari unsur Satpol PP dan TNI-Polri di Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (19/9/2020) malam.

Beberapa petugas, termasuk sejumlah Polwan berusaha menjelaskan ibu tersebut kalau anaknya itu tidak akan ditahan melainkan hanya didata.

“Tidak ada yang mau tangkap anaknya ibu. Ini hanya mau didata saja karena anak ibu melanggar protokol kesehatan. Sabar ki B,” kata seorang petugas kepolisian dengan ramahnya.

Razia masker ini berlangsung di sejumlah pusat kuliner di Jalan Veteran dan Jalan Landak Makassar. Petugas mendapati banyak anak muda yang sedang nongkrong tidak memakai masker.

“Kalau ibu yang mengamuk itu, dia pikir kami mau menahan anaknya. Padahal hanya mengedukasi saja bagaiman pentingnya penggunaan masker dan memberikan sanksi sosial,” kata Kepala Seksi Operasi Satuan Polisi Pamong Praja (Kasiops Satpol PP) Kota  Makassar, Pagar Alam.

Selain kasus tersebut, petugas gabungan yang menggelar operasi yustisi ini mendapati sekitar 25 pelanggar. Sebagian besar karena tidak membawa masker.

‘’Mereka kami beri sanksi sosial berupa hukuman pushup bagi pelanggar laki-laki, ditambah membeli 10 masker dan membagikan kepada warga. Sementara pelanggar perempuan hanya sanksi pembelian masker saja,’’ jelas pagar Alam.

Selain itu Paga mengaku ada satu rumah makan yang managernya ditegur karena melanggar physical distancing.(riel)

Pos terkait