INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menggelar dzikir dan doa yang diawali shalat dhuha berjamaah, Jum’at, di Mushallah Lantai 10 Menara UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Jumat (18/9/2020).
Dzikir dan doa bersama secara virtual yang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor V UMI Dr. KH Zain Irwanto, M.A ini dalam rangka syukuran (tasyakuran) penerimaan mahasiswa baru, sekaligus doa keselamatan bangsa, dan kemajuan UMI.
Rektor UMI, Prof.Dr. H. Basri Modding, mengawali sambutannya mengajak seluruh civitas akademika untuk bersyukur kepada Allah SWT. Tercatat kurang lebh enam ribu pendaftar maba UMI 2020.
”Karena Tahun Akademik 2020/2021 dalam situasi pandemik Covid 19 ini, penerimaan mahasiswa baru UMI tidak terlalu berbeda dari tahun sebelumnya, dapat dikatakan hampir sama jumlahnya baik penerimaan program S1, Profesi dan juga Program Pascasarjana,” ungkap Prof BAsri Modding.
“Kurang lebih enam ribu, Itu semua berkah rahmat Allah SWT, atas doa dan kebersamaan kita civitas akademika UMI sebagai kekuatan jamaah,” sambungnya.
Prof Basri Modding menyebutkan, UMI sampai saat ini masih terus konsisten mempertahankan kekuatan jamaah sebagai pendorong kemajuan.
“Tetap terus bersinergi lewat kekuatan jamaah. Saya kira UMI ke depan makin mudah berjaya dengan tercapainya cita-cita World Class Universiity,” papar Prof Basri Modding.
Untuk menuju ke tahap itu, kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini, kampus berakreditasi intitusi A ini terus berbenah, salah satunya dengan menerapkan konsep ‘Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka..
“Dalam Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar, saat ini kita fokus pada tiga hal penting dalam pengembangan kemampuan yaitu Kewirausahaan, penguasaan Bahasa asing, dan teknologi,” beber Prof Basri Modding.
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini kembali menegaskan bahwa perkuliahan UMI saat ini menggunakan Blending Manajemen Sistem yang dapat diakses lewat kalam.umi.ac.id.
Sementara itu, Ketua Pembina yayasan Wakaf UMI Prof Mansyur Ramli dalam taushiyahnya mengatakan.
“UMI wajib tetap bersyukur. Meski di tengah Pandemi, peminat kampus UMI masih terbilang tinggi. Ini sesuatu hal yang luar biasa. Dalam perjalanan UMI sampai saat ini, banyak hal besar dilewati dan UMI tetap mampu eksis sampai hari ini dan terus maju,” papar Prof Mansyur Ramli.





