Persoalan ini, menurut adik kandung Muslimin Bando, Bupati Enrekang ini memang tidak bisa dibiarkan berlanjut.
‘’Sebab dengan berlakunya sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru sekarang ini sungguh menyulitkan masyarakat di sekitar kawasan ini,” jelas dia.
ARB mengaku sudah melakukan pemetaan. Mulai dari jalan Landak Baru di selatan kemudian Veteran sampai di Veteran Utara. Lalu Pettarani sampai Fly Over itu tidak ada satu pun SMP Negeri dalam radius itu.
‘’Di situ saya dirikan tiga sekolah SMP, yaitu SMPN 52, SMPN 47 dan SMPN 46. Tapi yang di bagian selatan ini kosong,” ungklap dia.
Olehnya itu dalam Program Appi-Rahman yang disebut sebagai sistem pendidikan berkeadilan harus mencakup pemerataan kualitas dan juga sebaran infrastruktur atau gedung sekolah.
Salah satu poin utamanya yang akan diwujudkan yakni melanjutkan program pengelompokan ulang pembangunan 10 SMP Negeri baru dan lima SMA/SMK baru dengan sinergi pemerintah Provinsi Sulsel.
“Saya bersama Pak Munafri sudah menjanjikan. Harus dihadirkan satu SMP Negeri di zona ini. Kedua, kita targetnya sekolah yang ada di Makassar harus sama rata semua kualitasnya sehingga yang namanya sistem pendidikan berkeadilan bisa kami wujudkan. Juga kualitas guru dan sebarannya. Jadi bukan cuma kualitasnya tapi sebarannya juga harus adil,” katanya.(riel)






